Suara Ponorogo – Pondok Pesantren Al-Islam Joresan di Kecamatan Mlarak, Ponorogo menggelar pengamatan gerhana matahari hibrida Kamis, 20 April 2023.
Dalam pengamatan yang menggunakan 3 buah teleskop, pengelola pondok juga membagikan sejumlah kacamata fim untuk menyaksikan secara langsung gerhana matahari.
Imroatul Munfarida, Dosen ilmu Falaq IAIN Ponorogo menuturkan untuk gerhana matahari yang disaksikan dari Pulau Jawa posisinya tidak tertutup 100 persen, namun hanya bisa disaksikan 50 persen menyerupai bulan sabit.
Ia menjelaskan untuk dapat menyaksikan secara sempurna menyerupai cincin mataharai, hal tersebut dapat terlihat dari Biak, Papua
“untuk nobar di Ponorogo, kami hanya bisa menyaksikan posisi gerhana matahari hanya 50 persen atau menyerupai bulan sabit.” Ungkapnya, Kamis (19/4/23)
Farida menjelaskan, posisi puncak gerhana matahari berada di pukul 12.18 dengan durasi sepanjang 2 jam 52 menit sejak proses gerhana matahari dimulai
“untuk waktu lamanya proses gerhana ini selama 2 jam 52 menit dengan puncaknya di jam 12.18 siang” terangnya.
Ia menambahkan, peristiwa alam gerhana matahari bukanlah sesuatu yang spesial apalagi menghubungkan dengan sesuatu yang mistis seperti tahun 80.
Peristiwa ini sudah sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Seperti gerhana matahari tahun 2016, 2019 dan saat ini 2023.
Baca Juga: Viral Jalan Rusak Berlumpur di Cengal, Pemkab OKI Akui Keterbatasan Anggaran Infrastuktur
“ ya gerhana matahari ini adalah sesuat yang ilmiah dan sering terjadi dalam beberapa tahun belakangan ini.” Tambahnya
Dosen Ilmu falaq dari IAIN Ponorgo menekankan, untuk dapat mengamati gerhana matahari, masuaraat tidak perlu menggunakan teleskop yang cukup mahal didapatkan, menggunakan kacamata film, atau hasil foto ronsen untuk melihat secara langsung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan