Suara ponorogo - Kabar duka menyelimuti warga Dusun Tanggur, Desa Karangan, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. bayi Tiara putri pasangan Maya Mujayani dan Tulus Heri Siswanto yang dilahirkan tanpa tempurung kepala, telah meninggal dunia, Senin (22/5/23).
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ponorogo, Supriadi menjelaskan, dari informasi yang diperoleh dari bidan desa setempat, bahwa sebelum meninggal, bayi Tiara mengalami 7-8 kali muntah-muntah. Keluarganya kemudian membawanya ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.
Setelah diberikan pengobatan di puskesmas, bayi tersebut kemudian dibawa pulang tanpa dirawat lebih lanjut di sana. Namun, kondisinya terus memburuk, dan akhirnya meninggal pada pukul 2 siang.
“Betul kemarin kita dapat informasi dari bidan desa karangan, Bayi Tiara, bayi tanpa tempurung itu meninggal dunia kemarin jam 2 siang Di rumahnya” ungkapnya
Supriadi menekankan bahwa bayi Tiara sempat dirujuk ke Rumah Sakit Harjono Soedono Sutomo, Surabaya. Namun, proses pengobatan dan penanganan medisnya belum diketahui dengan pasti. Sejumlah evaluasi dan tindakan medis dilakukan di rumah sakit tersebut, namun belum ada informasi yang dapat dipastikan mengenai progres penanganan medis yang telah dilakukan.
“Proses pengobatan sejauh mana? Memang sudah sampai ke Sutomo Surabaya Beberapa kali dilakukan assesment Juga ada tindakan medis” terangnya
Pemerintah Kabupaten dan Kementerian Sosial diketahui telah berupaya semaksimal mungkin untuk membantu bayi Tiara. Namun, informasi mengenai perkembangan medisnya tidak dapat diungkapkan oleh pihak berwenang, mengingat keterbatasan kewenangan mereka dalam hal tersebut.
Kadisnsos menambahkan bahwa bayi Tiara direncanakan akan menjalani operasi bibir sumbing sebelum operasi pada bagian kepala yang tidak memiliki tempurung. Namun, progres penanganan medisnya belum diketahui secara pasti.
Kementerian Sosial melalui Central Kartini dan pihak rumah sakit telah berkomunikasi dan memberikan perhatian terhadap bayi Tiara dan keluarganya. Namun, takdir berkata lain, dan bayi Tiara akhirnya dipanggil oleh Yang Maha Kuasa.
Baca Juga: CEK FAKTA: Cristiano Ronaldo Kasih Nasihat ke Timnas Indonesia Kalahkan Thailand di SEA Games 2023
Kematian bayi Tiara ini merupakan duka yang mendalam bagi keluarganya dan juga masyarakat sekitar. Semoga keluarga dapat menemukan ketenangan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar