/
Sabtu, 01 Juli 2023 | 09:33 WIB
kampus Unida Gontor terdampak Gempa ((Istimewa))

Suara Ponorogo - Gempa bumi hebat di Bantul, Yogyakarta, telah memberikan dampak signifikan bagi sejumlah lokasi di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Beberapa bangunan warga mengalami keruntuhan, termasuk bangunan Universitas Darussalam Gontor yang terletak di Kecamatan Siman, mengalami retakan.

Menurut laporan yang dikumpulkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo, retakan pada bangunan Universitas Darussalam Gontor tersebut terjadi di beberapa titik.

Retakan tersebut berupa retakan horizontal dan vertikal yang membentang sepanjang sambungan antara tembok bangunan beton.

Data menunjukkan bahwa posisi retakan terbanyak terdapat pada lantai satu dan dua kampus, dengan lebar retakan sekitar 1,5 cm.

Selain retakan, atap bangunan yang terbuat dari gypsum juga mengalami kerusakan dan rontok akibat getaran gempa.

Tidak hanya bangunan universitas, rumah warga di Dukuh Geger, Kecamatan Paju, juga mengalami kondisi yang sangat memprihatinkan. Tembok rumah milik pasangan Dirun (80 tahun) rubuh dan rusak parah akibat gempa.

Kepala BPBD Kabupaten Ponorogo, Sapto Djatmiko, menjelaskan bahwa dampak gempa di Jogja terhadap Ponorogo menyebabkan 4 bangunan mengalami kerusakan ringan, 1 bangunan mengalami kerusakan sedang, dan 2 bangunan mengalami kerusakan berat.

"Dari data yang kami miliki, saat ini terdapat 7 bangunan yang terdampak, mulai dari kerusakan ringan hingga berat," jelas Sapto.

Baca Juga: Riset dari Amerika Ungkap Rokok Mild dan Kretek Berperasa Jadi Biang Kerok Bertambahnya Jumlah Perokok di Indonesia

Sapto menambahkan bahwa pasangan lanjut usia yang rumahnya mengalami kerusakan berat telah sementara waktu diungsikan ke rumah sanak keluarga mereka yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Load More