Suara Ponorogo - Kasus penembokan jalan di pekarangan rumah milik Bagus Robyanto di Jalan Gajah Mada telah memicu perhatian luas di masyarakat.
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, telah memberikan tanggapan terkait insiden ini, dengan mencari solusi yang terbaik bagi kedua belah pihak yang terlibat.
kepada ponorogo.suara.com, orang nomer satu di Bumi Reog tersebut mengungkapkan bahwa dia telah mengunjungi lokasi penembokan dan bertemu dengan semua pihak terkait, termasuk warga dan pemilik kafe terkait, Bagus Robyanto dan ayahnya.
Bupati mengungkapkan bahwa tujuannya adalah mendengarkan semua pihak secara adil, tanpa mencari kebenaran tunggal, melainkan mencari titik tengah dalam perselisihan ini.
"Saya tidak mencari kebenaran. Saya dengarkan biar tidak berat sebelah. Saya mencari titik tengahnya," kata Kang Giri.
Dia juga menegaskan bahwa kasus ini merupakan akibat dari ketidakharmonisan yang sudah berlangsung lama. Upaya negosiasi sedang dilakukan untuk mencapai penyelesaian yang memadai.
Bupati juga menekankan bahwa jalan yang ditutup oleh Bagus Robyanto bukan satu-satunya akses keluar. Meskipun ada jalan lain menuju Dieng, ia mengakui bahwa jalan tersebut memang sempit.
Namun, Sugiri Sancoko berjanji akan mencari jalan tengah dalam penyelesaian masalah ini, dengan menekankan pentingnya kehadiran negara dalam menyelesaikan perselisihan tersebut.
Sebelumnya, Bagus Robyanto, seorang warga Ponorogo, mengambil langkah drastis dengan menutup jalan gang yang melewati tanah hak miliknya dengan menggunakan tembok.
Baca Juga: Cincin Inisial RL di Jari Rendy Kjaernett Dianggap Gimmick: Tato Syahnaz Lebih Bikin Sakit
Tindakan ini dilakukannya sebagai akibat dari rasa kesal yang ia rasakan setelah lama dikucilkan oleh tetangga sekitarnya.
Penutupan jalan tersebut mengakibatkan 13 keluarga tidak memiliki akses yang layak dan insiden ini pun menjadi viral di media sosial.
Kasus ini mencerminkan adanya masalah ketidakharmonisan yang membelenggu masyarakat setempat.
Tindakan ekstrim yang diambil oleh Bagus Robyanto menunjukkan eskalasi yang cukup serius dari ketegangan yang sudah berlangsung lama.
Meskipun demikian, Bupati Ponorogo berusaha menemukan solusi yang adil dan menjunjung tinggi kepentingan seluruh pihak yang terlibat.
Masyarakat pun menantikan tindak lanjut dari negosiasi yang sedang dilakukan oleh pemerintah setempat dalam rangka mencapai penyelesaian yang memadai bagi semua pihak yang terkena dampak.
Keberadaan negara diharapkan dapat memberikan jalan tengah yang dapat meredakan ketegangan dan mengembalikan harmoni di antara warga setempat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Penerima Beasiswa LPDP Kembalikan Dana ke Negara karena Tak Mengabdi, Per Orang Rp 1-2 Miliar
-
Horor di Tol Kaligawe: 6 Debt Collector Brutal Ditangkap Usai Coba Rampas Mobil Berisi 5 Wanita!
-
Bos LPDP: Anak Pejabat Boleh Terima Beasiswa
-
Jadwal Imsak dan Subuh Surabaya Hari Ini 26 Februari 2026, Cek Panduan Resmi Kemenag
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Soal Dana Hibah Keraton Solo, Kubu PB XIV Purboyo Siap Diaudit BPK
-
Terseret Polemik LPDP, Alyssa Soebandono Bantah Pernah Terima Dana Negara
-
Dari Mangkrak Jadi Berkilau: Kisah Bangkitnya Hotel Mutiara Malioboro, Harapan Baru di Yogyakarta
-
3 Tahun Alami Kekerasan, Cewek Ini Akhirnya Tempuh Jalur Hukum usai Ditendang Pacar Perkara Utang