Suara Ponorogo - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), Sandiaga Uno, menghadiri acara workshop "Kata Kreatif" yang diadakan di Gedung PGRI Ponorogo.
Acara tersebut menjadi momen penting dalam pengembangan Ekonomi kreatif, UMKM hingga budaya lokal, khususnya tarian tradisional Bujang Ganong, yang merupakan salah satu ikon Ponorogo.
Dalam acara tersebut, Sandiaga Uno tidak hanya hadir sebagai tamu kehormatan, tetapi juga mencoba menari Bujang Ganong secara langsung.
Penampilan ini tentu menjadi sorotan utama peserta workshop, tidak sedikit peserta terhibur dengan penampilan Mas Menteri yang terlihat kesulitan mengikuti penari yang begitu lincah
"Nari Ganongan? Ternyata narinya cukup menantang dan sulit karena sambil gigit topengnya. Saya Tidak diberi instruksi untuk mengikat dan berlatih, tapi saya melihat ada ritme dan semangat dari penampilan tadi," ungkapnya dengan senyum.
Menteri Parekraf juga menyebutkan bahwa Bupati setempat mendukung pengembangan seni Bujang Ganong sebagai bagian dari keseluruhan budaya Reog Ponorogo.
"Menurut pak bupati itu merupakan pendukung daripada reog itu sendiri. Jadi tentunya ini kita kembangkan sebagai salah satu pilar dari nanti penyiapan reog Ponorogo sebagai ICH dan kabupaten Ponorogo sebagai UCCN," jelas Menteri Sandiaga.
Dalam kesempatan itu, Mas Menteri juga diberi penilaian dari peserta workshop atas penampilannya saat mencoba menari Bujang Ganong. "Saya dapat nilai 5," kata Menteri Sandiaga dengan tertawa.
Penilaian tersebut menunjukkan begitu sulitnya menari Bujang Ganong, oleh sebab itu, Ia sangat mengapresiasi terhadap usaha dan dedikasi para penari Bujang Ganong dalam mempertahankan warisan budaya yang berharga.
Acara workshop ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat ekonomi rakyat dan melestarikan seni dan budaya tradisional sebagai identitas Ponorogo.
Baca Juga: Dulu Hobi Dugem, Inara Rusli Kini Disebut Suhu Taubat
Dengan dukungan penuh dari Menteri Parekraf, Sandiaga Uno, diharapkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di Ponorogo dapat semakin berkembang, memberikan manfaat bagi masyarakat setempat, serta meningkatkan daya tarik pariwisata Indonesia secara keseluruhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Piala Dunia Tingkatkan Bursa Transfer dan Nilai Pasar Pemain, Benarkah?
-
Promo Alfamart Back to School, Alat Tulis Diskon hingga 50 Persen
-
KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum
-
6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
-
Verena Siow Nahkodai SAP Asia Pacific, Bidik Pertumbuhan Bisnis AI dan Cloud
-
Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan
-
Sharp Target Penjualan Naik 20% Lewat Promo Spektakuler di Jakarta Fair 2026
-
Tren 'Match My Freak': Saat Kesamaan Jadi Kriteria Hubungan Bagi Gen Z
-
Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT
-
KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat