SUARA PONOROGO - Musibah kebakaran kembali melanda Kabupaten Ponorogo, kali ini menimpa Pondok Pesantren (Ponpes) Hasan Munadi yang berlokasi di Desa Karangan, Kecamatan Badegan.
Kandang kambing yang ada di Ponpes tersebut dilalap si jago merah, menyebabkan kebakaran yang menghanguskan kandang dan mengakibatkan kematian 14 ekor kambing.
Upaya penanganan segera dilakukan oleh Pemadam Kebakaran (Damkar) Ponorogo dibantu warga.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Ponorogo, Joko Waskito menjelaskan, dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan menuju lokasi untuk memadamkan api yang semakin membesar.
Kendala utama dalam penanganan kebakaran ini adalah lokasinya yang jauh dari pusat kota. Dibutuhkan waktu sekitar 45 menit bagi petugas dan mobil Damkar untuk mencapai lokasi kejadian.
Pemadaman yang dilakukan petugas membutuhkan waktu cukup panjang berkisar satu jam untuk berhasil memadamkan api yang menghanguskan kandang kambing serta menyebabkan kerugian mencapai Rp 150 juta.
Joko Waskito, mengungkapkan bahwa dugaan awal penyebab kebakaran ini adalah aksi para santri di Ponpes yang tengah membakar sampah.
"Kami menduga aksi membakar sampah yang dilakukan oleh para santri menjadi pemicu kebakaran ini. Akibatnya, 14 ekor kambing tewas terpanggang dalam peristiwa ini," ungkap Joko.
Peristiwa tragis ini memberikan pelajaran berharga kepada masyarakat Ponorogo dan masyarakat pada umumnya akan pentingnya kesadaran akan tindakan pencegahan kebakaran.
Baca Juga: Beraksi di Gang Sempit, Pria Tambun Nekat Remas Payudara Cewek Berhijab
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta
-
Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta
-
5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!