SUARA PONOROGO - Perselisihan antara tetangga mengguncang ketenangan Desa Jabung, Mlarak, Ponorogo,
Jalan masuk berupa gang yang menuju rumah Sunarto, seorang pedagang ayam, ditembok oleh Margono yang tak lain tetangganya sendiri yang juga pemilik tanah yang menjadi jalur akses utama ke rumah Sunarto.
Akses gang yang sehari-hari digunakan oleh Sunarto untuk keluar dan masuk ke rumahnya dengan sepeda motor, kini tertutup oleh tembok setinggi 2 meter yang melintang.
Kondisi ini membuat Sunarto tidak lagi dapat mengakses rumahnya dengan sepeda motor, mengingat gang tersebut adalah satu-satunya jalur yang memungkinkan hal tersebut.
Sunarto mengungkapkan, "Tembok itu dibangun pada hari Selasa, 12 September lalu. Akibatnya, keluarga saya tidak bisa lagi melewati gang ini. Saya terpaksa harus menggunakan jalan lain." terangnya
Terkait alasan dibalik penutupan akses ini, Sunarto menjelaskan bahwa Margono awalnya merasa terganggu dengan aktivitasnya yang sering melewati gang tersebut.
Ia bahkan merasa tidak ada alasan konflik yang cukup besar antara mereka.
Saat ini, Sunarto terpaksa harus melalui gang lain yang hanya dapat dilalui dengan berjalan kaki, dengan lebar gang yang hanya mencapai 60 sentimeter.
Ia bahkan bersedia untuk membeli sebagian tanah gang milik Margono jika memungkinkan
Baca Juga: Soroti Foto Lawas Penari Bali 1925, Netizen Puji Keanggunannya
"Saya siap membeli 1,5 meter dari akses jalan ini jika pemiliknya bersedia menjualnya."
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional