Suara Ponorogo – Sejumlah mahasiswa dari Akademi Analisis Farmasi (Akafarma) Sunan Giri Ponorogo telah berkomitmen untuk aktif berpartisipasi dalam pemberdayaan masyarakat.
Mereka telah menyumbangkan waktu dan tenaga mereka untuk memberikan pendampingan kepada warga tunagrahita di Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Dalam perjalanan ini, mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu turut membantu warga dalam menciptakan tote bag (tas) dan kaos dengan sentuhan batik ciprat yang memikat dengan keindahan seni abstrak yang dihiasi oleh beragam warna yang memikat hati masyarakat.
Pendampingan yang mereka lakukan adalah bagian integral dari Program Pemberdayaan Mahasiswa Desa (P2MD), yang diberikan kepada mereka oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Sepuluh mahasiswa telah berperan dalam pelaksanaan program ini.
Kevin Arya Endar Putra, salah satu mahasiswa yang terlibat, mengungkapkan bahwa awalnya mereka merasa kebingungan mengenai kontribusi apa yang bisa mereka berikan kepada Desa Karangpatihan. Namun, akhirnya mereka memutuskan untuk menghadirkan kontribusi dengan cara menciptakan tote bag dan kaos batik ciprat.
Kevin menjelaskan, "Ketika kami tiba di sana, kami melihat bahwa mereka sudah memiliki tradisi batik ciprat, meskipun hanya dalam bentuk kain polos. Ide untuk membuat tote bag dan kaos batik ciprat muncul dari situ." Ujarannya tersebut diungkapkan pada Sabtu, 30 September 2023.
Selama sekitar enam bulan, proses pendampingan ini berlangsung, dan mahasiswa bersama warga tunagrahita Desa Karangpatihan telah berhasil menghasilkan berbagai karya seni yang memukau.
Dosen pendamping P2MD, Chairunisa, berbagi bahwa ide untuk menciptakan tote bag dan kaos batik ciprat muncul ketika mereka menyadari bahwa di Desa Karangpatihan sudah ada produk batik ciprat, namun mereka ingin menciptakan produk-produk yang lebih menarik dan bisa diterima oleh pasar yang lebih luas, termasuk kalangan anak muda.
"Pasar mereka berbeda. Sebagian besar penggemar batik biasanya adalah generasi tua. Kami ingin mengarahkan upaya kami kepada anak muda dengan menciptakan tote bag dan kaos batik," ungkap Chairunisa.
Baca Juga: Siapa Andre Child? Ini Biodata Pembalap yang Tewas Usai Kecelakaan Balap Liar
Selanjutnya, untuk memasarkan produk-produk ini, mahasiswa berencana untuk membuka akun e-commerce di platform seperti Shopee atau Tokopedia.
Mereka juga bermaksud memperkenalkan produk-produk ini melalui event-event kampus dan acara seperti Grebeg Suro, sebagai merchandise yang akan mendukung program pemberdayaan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN