Suara Ponorogo - Musim kemarau tahun ini telah memberikan berkah luar biasa bagi warga Desa Bekiring, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Mereka memiliki Badan Usaha Miik Desa (Bumdes) depot pengisian air tangki yang telah menjadi pemasok air bersih unggulan di wilayah ini, bahkan hingga Kabupaten tetangga.
Dalam sehari, perusahaan air bersih yang sudah berdiri sejak tahun 2018 silam, berhasil menjual lebih dari 600 ribu liter air bersih ke pelanggan lokal maupun daerah yang sedang dilanda krisis air bersih.
Iwan Narosid, salah satu sopir truk tangki air bersih yang bekerja untuk Bumdes ini, mengungkapkan betapa tingginya permintaan air bersih saat ini.
"Dikarenakan permintaan membludak, saya mengisi air bersih sebanyak 5 hingga 9 kali per hari. Untuk sekali droping air, saya bisa mendapatkan hasil 350 hingga 500 ribu rupiah, tergantung jarak dan medan lokasi droping air," katanya.
Kepala Desa Begkiring, Agus Santoso, menjelaskan bahwa meskipun sedang musim kemarau, kapasitas air bersih yang mereka ambil dari pegunungan Wilis masih aman, meski permintaan terus berdatangan.
Setidaknya ada 15 armada tangki air yang mengisi di tempat pengisian air bersih milik Pemerintah Desa Begkiring.
Agus Santoso, Kepala Desa Begkiring, menekankan,
"Bumdes Pengisian air di Desa Begkiring memang dikelola oleh warga Desa, bahkan armada tangki milik warga setempat."
Baca Juga: Terakhir Bertemu Mendiang Gembong Warsono 2 Pekan Lalu, Heru Budi Merasa Kehilangan
Kisah sukses Desa Begkiring ini adalah contoh nyata bagaimana masyarakat peduli terhadap sumber daya alam dan dapat mengelola dengan baik usaha yang bermanfaat bagi banyak orang.
Agus berharap Desa-Desa di Kabupaten Bumi Reog dapat memanfaatkan kekayaam alam di tempatnya untuk mensejahterakan warga masing masing Desa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta