/
Sabtu, 14 Oktober 2023 | 14:21 WIB
Truk warga sedang mengisi air bersih (ponorogo.suara.com/dedy.s)

Suara Ponorogo - Musim kemarau tahun ini telah memberikan berkah luar biasa bagi warga Desa Bekiring, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. 

Mereka memiliki Badan Usaha Miik Desa (Bumdes) depot pengisian air tangki yang telah menjadi pemasok air bersih unggulan di wilayah ini, bahkan hingga Kabupaten tetangga.

Dalam sehari, perusahaan air bersih yang sudah berdiri sejak tahun 2018 silam, berhasil menjual lebih dari 600 ribu liter air bersih ke pelanggan lokal maupun daerah yang sedang dilanda krisis air bersih. 

Iwan Narosid, salah satu sopir truk tangki air bersih yang bekerja untuk Bumdes ini, mengungkapkan betapa tingginya permintaan air bersih saat ini. 

"Dikarenakan permintaan membludak, saya mengisi air bersih sebanyak 5 hingga 9 kali per hari. Untuk sekali droping air, saya bisa mendapatkan hasil 350 hingga 500 ribu rupiah, tergantung jarak dan medan lokasi droping air," katanya.

Kepala Desa Begkiring, Agus Santoso, menjelaskan bahwa meskipun sedang musim kemarau, kapasitas air bersih yang mereka ambil dari pegunungan Wilis masih aman, meski permintaan terus berdatangan. 

Setidaknya ada 15 armada tangki air yang mengisi di tempat pengisian air bersih milik Pemerintah Desa Begkiring.

Agus Santoso, Kepala Desa Begkiring, menekankan, 

"Bumdes Pengisian air di Desa Begkiring memang dikelola oleh warga Desa, bahkan armada tangki milik warga setempat." 

Baca Juga: Terakhir Bertemu Mendiang Gembong Warsono 2 Pekan Lalu, Heru Budi Merasa Kehilangan

Kisah sukses Desa Begkiring ini adalah contoh nyata bagaimana masyarakat peduli terhadap sumber daya alam dan dapat mengelola dengan baik usaha yang bermanfaat bagi banyak orang. 

Agus berharap Desa-Desa di Kabupaten Bumi Reog dapat memanfaatkan kekayaam alam di tempatnya untuk mensejahterakan warga masing masing Desa.
 

Load More