Poptren.suara.com – Berkembangnya teknologi yang semakin canggih, akan mempermudah semua orang untuk berkomunikasi dan bertransaksi.
Namun, kita juga harus mewaspadai penipuan yang semakin marak dilakukan oleh beberapa oknum yang melakukan hal tersebut menggunakan pesan ataupun telpon yang sering disibut phising.
Ini cerita salah satu korban yang mengalami penipuan oleh seorang oknum melalui pesan singkat.
Bukannya mendapat kerugian, korban malah mendapat hal tak terduga dari penipu.
Setelah melakukan penipuan, pelaku justru mengembalikan sejumlah uang milik korban dengan nominal yang lebih besar.
Bukan tanpa sebab, hal ini terjadi lantaran si korban mengaku ia merupakan anak yatim yang menghidupi dirinya sendiri dengan mengumpulkan uang dari berkerja sebagai driver ojek online.
Kejadian yang terbilang unik dan langka ini langsung menarik perhatian warganet setelah diunggah oleh sejumlah akun Instagram, salah satunya @info.indonesia
"Penipu ini kembalikan uang milik korban setelah tau bahwa korbannya anak yatim, bahkan diberi uang lebih," tulis pengunggah dikutip SuaraJogja.id pada Senin (18/07/2022).
Dalam unggahan video yang dibagikan, tampak sebuah tangkpan layar yang memperlihatkan interaksi antara pelaku penipuan dan korban melalui aplikasi pesan singkat.
Baca Juga: Indonesia Jadi Juara Umum Singapore Open 2022
Mulanya korban menyadari bahwa dia mendapatan pesan scam atau penipuan dari seorang penipu.
Uangnya di rekening sudah habis, sehingga dia menyadari adanya penipuan.
"Scam ya," tulis korban.
"Tega kau, hasil Gofood dua bulan kau sikat, ngambil duit anak yatim, padahal cuma sedikit tapi berarti buat saya, buat beli bahan pokok lagi," tambah korban.
Tak disangka, tersangka yang sudah membobol uang masih membalas pesan tersangka.
"Nomer rekening berapa, kirim nomer rekeningnya saya mau kembalikan," tulis si penipu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Mahar Rp126 Ribu di Balik Jeruji: Kisah Haru Akad Nikah Tahanan Narkoba di Polres Pringsewu
-
Tak Terima Ditagih Utang, Kakak Beradik di Pringsewu Kompak Aniaya Korban
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah
-
Tak Harus Daur Ulang, Merawat Barang Juga Bentuk Gaya Hidup Less Waste
-
Soal Masa Depan Emil Audero di Como, Sang Agen Beberkan Situasinya
-
Kenapa Polisi 'Ngotot' Larang Mahasiswa Demo di Kawasan Bundaran HI?
-
Efek Domino Kenaikan BBM: Saat Stabilitas Negara Dibayar oleh Dapur Rumah Tangga
-
Piala Dunia 2026 dan Tantangan Menjaga Tempat Nobar agar Tetap Bersih
-
Jeritan Parau Emak-emak di Hadapan Pasukan Brimob Bundaran HI