Poptren.suara.com – Tak hanya pasangan ini saja yang harus menunda resepsi pernikahan mereka. Sampai akhirnya baru menggelar resepsi ketika mereka sudah setahun menikah, dan dikaruniai momongan.
Menggelar resepsi pernikahan, adalah salah satu momen impian para pasangan pengantin.
Sayangnya pandemi Covid-19, membuat banyak pasangan pengantin yang tidak bisa menggelar resepsi pernikahan.
Mereka akhirnya hanya dapat melangsungkan pernikahan dengan tamu yang terbatas.
Namun, saat pandemi Covid-19 mereda dan resepsi pernikahan diizinkan untuk digelar, akhirnya banyak yang baru menggelar resepsi pernikahan di tahun ini.
Salah satunya pasangan yang video pernikahan mereka viral di Instagram.
Sepintas video pernikahan yang diposting oleh akun Instagram @fauziahfatma ini tidak berbeda dengan pernikahan lainnya. Hanya saja, saat dilihat lebih jeli ternyata kedua pengantin itu membawa anaknya ke pelaminan.
Jadi setelah resmi menikah di masa pandemi, mereka cepat dikaruniai anak sehingga mereka turut membawa anak ke pelaminan. Sebuah pemandangan yang unik, dan membuat acara pernikahan semakin meriah karena pengantin telah memiliki buah hati ketika menggelar resepsi.
Apalagi sang anak dilibatkan dalam berbagai acara resepsi seperti saat kirab, dari depan pintu gedung menuju pelaminan. Serta sesi foto keluarga di atas pelaminan.
Baca Juga: Nathalie Holscher Terima Hadiah Ustaz Kasif Heer
Bahkan sambil menyambut tamu yang datang, pasangan itu masih menyempatkan diri untuk bergantian menggendong anaknya, agar tidak bosan dan menangis.
“Efek kelamaan pandemi. Resepsi bawa baby ke pelaminan,” tulis akun tersebut.
Video pasangan pengantin yang membawa anak saat resepsi pernikahan ini viral. Banyak yang menilai anak itu beruntung karena bisa menghadiri pernikahan orang tuanya.
“Adeknya pasti bangga diajak foto nikahan orang tuanya. Gak kayak anak-anakku yang protes kenapa gak diajak foto pas aku nikah wkwkw,” canda warganet.
“Pasti anaknya senang karena diundang di acara pernikahan orang tuanya,” tutur warganet.
“The real nikah ngundang anak hehehe,” ucap warganet.
“Wah bisa jadi referensi nih pas resepsi entar,” ungkap warganet.
Sumber : Jogja.suara.com
Berita Terkait
-
4 Langkah Melindungi Rumah Tangga dari Ancaman Pihak Ketiga
-
Baru Dua Hari Menikah Pengantin Wanita Meninggal, Warganet Puji Ketegaran Suami
-
6 Potret Mesra Nana Mirdad dan Andrew White, Seperti Masih Pacaran di Hari Jadi Pernikahan yang Ke-16
-
4 Tipe Shaming yang Sering Ditemui Sehari-hari, Segera Hentikan!
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Gerindra Kaji Komprehensif Putusan MK Soal Anggaran MBG Dipisah dari Pos Pendidikan
-
Kasus Campak Sudah Turun 93 Persen, Namun Risiko Penularan di Sekolah Masih Ada
-
Potensi Kendaraan Listrik di Jawa Tengah Terus Menguat, Semarang Jadi Pasar Strategis
-
Pegadaian Raih Penghargaan ESG 2026 Berkat Inovasi Keuangan Inklusif
-
5 Daftar HP Baterai 8000mAh+ Terbaik 2026: Tipis, Gahar, dan Tahan Berhari-hari!
-
Big, Buku Anak yang Mengingatkan Bahaya Body Shaming Sejak Dini
-
Bukan Pajeon Biasa! Ini 5 Fakta Menarik Padakjeon, Pancake Korea Tinggi Protein yang Lagi Viral
-
Ogah Tebak Skor Jelang 'El Clasico', Pramono: Saya Berdoa dalam Hati Persija Menang Melawan Persib
-
Mal Berpagar Tinggi Simbol Krisis Kepercayaan, Negara Dinilai Gagal Lindungi Rakyat dan Pengusaha
-
Digagalkan! 300 Butir Obat Terlarang dan Sabu Nyaris Masuk Lapas Kelas I Semarang