- Partai Gerindra menghormati putusan Mahkamah Konstitusi agar anggaran Makan Bergizi Gratis dipisah dari dana pendidikan.
- Wakil Ketua Komisi II DPR RI Bahtra Banong menyatakan kajian teknis pemisahan anggaran akan dilakukan bersama pemerintah.
- MK menetapkan aturan pemisahan anggaran tersebut akan mulai berlaku efektif sepenuhnya pada tahun anggaran 2028 mendatang.
Suara.com - Juru Bicara Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong, memberikan tanggapan terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan bahwa anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus dipisah dari pos anggaran pendidikan.
Bahtra menegaskan, bahwa pihaknya menghormati keputusan hukum tersebut, namun Partai Gerindra akan melakukan kajian lebih komprehensif bersama pemerintah terkait teknis pemisahan anggaran tersebut terutama untuk diterapkan pada APBN 2027.
"Iya, kami sih melihatnya ya bahwa tentu kita menghormati, menghargai apa yang menjadi putusan Mahkamah Konstitusi. Namun kami dari Partai Gerindra akan melakukan kajian-kajian lagi yang lebih komprehensif, yang mendalam terkait soal pemisahan anggaran atau dikeluarkan dari anggaran pendidikan berkaitan dengan MBG ini. Dan tentu kan nanti kita bersama pemerintah akan apa namanya melakukan kajian-kajian lebih lanjut lagi," ujar Bahtra di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/8/2026).
Terkait dengan timeline pemberlakuan putusan tersebut, MK menyebutkan aturan ini mulai efektif sepenuhnya pada tahun anggaran 2028.
Bahtra menjelaskan, bahwa untuk tahun 2026, MK menilai belum ada persoalan mendesak, namun kajian mendalam akan terus dilakukan untuk tahun-tahun berikutnya agar tidak mengganggu postur APBN.
"Iya, tentu kita nanti ya akan melakukan kajian-kajian ya terkait dengan putusan MK itu ya. Mungkin kita akan mengkaji lebih dalam lagi, karena kan ini berkaitan soal APBN kita ya. Dan tahun 2026 kan sudah, MK juga memutuskan bahwa tidak ada masalah kan di tahun 2026 ini. Nah, mungkin ke depannya nanti akan dilakukan kajian-kajian lagi," jelasnya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan pemisahan anggaran MBG dari dana pendidikan pada Nota Keuangan yang akan disampaikan pemerintah tanggal 14 Agustus mendatang, Bahtra mengaku belum bisa memberikan kesimpulan pasti.
Ia meminta publik menunggu penyampaian resmi dari pemerintah terkait Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN).
"Saya belum dapat kesimpulannya ya, tetapi yang pasti nanti mungkin di Nota Keuangan mungkin pemerintah akan menyampaikan semua RAPBN kita dan semua anggaran-anggaran kan nanti kan sudah ada apa namanya sesuai dengan mandatory-nya masing-masing kali ya," pungkasnya.
Baca Juga: Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG
Berita Terkait
-
Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG
-
Bulog Pastikan MBG Gunakan Beras Premium, Bukan Beras Subsidi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Purbaya Ungkap MBG Sudah Serap Anggaran Rp 101,1 Triliun per Semeter I 2026
-
Sudaryono Copot 137 Kepala Dapur MBG, Penyebabnya Keracunan hingga Ngentit Uang
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Gerindra Kaji Komprehensif Putusan MK Soal Anggaran MBG Dipisah dari Pos Pendidikan
-
Kasus Campak Sudah Turun 93 Persen, Namun Risiko Penularan di Sekolah Masih Ada
-
Potensi Kendaraan Listrik di Jawa Tengah Terus Menguat, Semarang Jadi Pasar Strategis
-
Pegadaian Raih Penghargaan ESG 2026 Berkat Inovasi Keuangan Inklusif
-
5 Daftar HP Baterai 8000mAh+ Terbaik 2026: Tipis, Gahar, dan Tahan Berhari-hari!
-
Big, Buku Anak yang Mengingatkan Bahaya Body Shaming Sejak Dini
-
Bukan Pajeon Biasa! Ini 5 Fakta Menarik Padakjeon, Pancake Korea Tinggi Protein yang Lagi Viral
-
Ogah Tebak Skor Jelang 'El Clasico', Pramono: Saya Berdoa dalam Hati Persija Menang Melawan Persib
-
Mal Berpagar Tinggi Simbol Krisis Kepercayaan, Negara Dinilai Gagal Lindungi Rakyat dan Pengusaha
-
Digagalkan! 300 Butir Obat Terlarang dan Sabu Nyaris Masuk Lapas Kelas I Semarang