Poptren.suara.com - Hidup manusia itu berproses. Apa yang dulu kamu lakukan bisa jadi kini sudah ditinggalkan. Apa yang dulu tidak biasa, boleh jadi kini telah menjadi habit.
Tidak berbeda dengan urusan asmara. Pacaran ketika usia masih 20-an dengan 30-an tentunya tidak sama. Berikut beberapa perbedaannya, yakni :
1. Tujuan
Di antara perbedaan paling nyata antara pacaran di usia 20-an dibanding usia 30-an, adalah tujuannya. Kalau dulu kamu kencan hanya sekadar ingin bersenang-senang, di usia sudah matang tidak lagi sama.
Pacaran di usia 20-an biasanya hanya ingin merasakan indahnya pacaran dan punya pasangan. berbeda ketika kamu sudah menginjak kepala tiga. Sudah tidak lagi fase senang-senang, melainkan menuju langkah serius menuju pernikahan.
2. Kriteria pasangan
Jika dulu punya pacar lebih didasarkan pada ketertarikan fisik, setelah usia kepala tiga jadi berbeda. Kalau pas masih kepala dua karena tujuannya hanya ingin bersenang-senang dan pacaran, kamu gak begitu memedulikan apakah gebetan atau pacarmu itu berkelakuan baik atau tidak. Yang kamu pikirkan cuma ketertarikan sementara. Kalau ternyata tidak cocok, toh tinggal putus.
Beda lagi ketika usia matang. Karena tujuannya ingin membangun rumah tangga, kamu jadi lebih berhati-hati memilih pasangan. Yang lebih diutamakan adalah karakter, dibanding perihal fisik. Percuma saja cantik atau tampan, tapi karakternya buruk. Pernikahan bakal dijalani dengan sengsara, bukannya bahagia.
3. Cara memandang pernikahan
Baca Juga: Inisiatif Beli Popcorn untuk Teman Kencan di Bioskop, Wanita Ini Syok Waktu Lihat Total Harga
Hal berbeda selanjutnya saat pacaran di usia 20-an dengan 30-an, salah satunya cara memandang pernikahan. Di usia kepala dua memandang pernikahan sebagai akhir perjalanan cinta.
Sebaliknya, di usia kepala tiga kamu akan sadar bahwa pernikahan itu hanyalah awal dari sebuah perjalanan panjang. Di sinilah komitmen kalian berdua diuji apakah bisa terus mempertahankan cinta atau tidak.
4. Pertengkaran
Bagaimana kamu bertengkar pun bisa berbeda ketika pacaran di usia muda dan setelah kamu telah matang. Di usia kepala dua biasanya kamu dan pacar mudah sekali minta pisah tiap kali bertengkar. Kini, sudah tidak lagi. Semakin dewasa membuatmu sadar bahwa pertengkaran itu wajar, dan perpisahan bukanlah solusi selama masih bisa dicari jalan keluar lain.
Sumber : Yoursay.id
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
5 Pilihan Parfum Lokal Aroma Sandalwood yang Elegan dan Berkarakter
-
Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital
-
Persija Jakarta vs Persis Solo, Misi Emosional Alfriyanto Nico di GBK
-
Kementerian HAM Kecam Keras Kasus Daycare Yogya: Masuk Kategori Pelanggaran Berat
-
3 Skincare Ampuh Jaga Kesehatan Kulit: Wajah Glowing, Cegah Penuaan Dini
-
Isu Reshuffle Menguat, Qodari: Sepenuhnya Hak Presiden Prabowo
-
Rendy Samuel Buka Suara soal Perceraian, Bantah KDRT dan Jelaskan Isu Nafkah Rp20 Ribu
-
Kondisi Membaik, Anggota TNI Korban Penganiayaan di Stasiun Depok Baru Ternyata Dinas di Kemhan
-
Senjata Andalan Persija Siap Bikin Persis Solo Merana di Stadion GBK
-
KemenPPPA Sebut Lonjakan Daycare di Indonesia Tak Diiringi Standar dan Legalitas