Poptren.suara.com - Saat berkunjung ke daerah wisata, wajib memperhatikan adab atau aturan di tempat tersebut. Jangan sampai kehadiran kita meski membawa keuntungan finansial bagi daerah tersebut tapi dianggap sebagai pengunjung dengan perilaku buruk.
Melansir laman InspiringTips, berikut beberapa tips menjadi wisatawan yang baik, yaitu :
1. Wajib menjaga kebersihan
Meskipun ada petugas kebersihan di tempat wisata, tetap saja kamu mesti buang sampah di tempatnya. Perbuatan ini bisa jadi cerminan karakter diri.
Kalau kamu abai dan buang sampah sembarangan, risikonya kamu bakal dianggap gak beretika. Gak hanya itu, buang sampah sembarangan bukti kalau kamu gak peduli dengan lingkungan, dan hal itu merupakan perilaku yang buruk.
2. Berpikiran terbuka
Tiap negara atau daerah pasti punya kebiasaan masing-masing. Untuk itu, kamu perlu berpikiran terbuka jika mendapati ada kebiasaan atau budaya yang berbeda dan sangat bertentangan dengan apa yang kamu kerjakan atau yakini selama ini.
3. Pelajari tempatnya
Pelajari dulu tempat yang akan dikunjungi, agar memudahkan saat berwisata. Misalnya tempat makan, tempat buat ibadah, atau fasilitas yang dibutuhkan, kamu juga jadi tahu apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan di tempat tersebut.
Baca Juga: Jumlah Wisatawan Mancanegara Masuk Sulawesi Utara Tercatat Meningkat Bulan Juni
4. Menghargai kearifan lokal
Saat kamu mendapat sambutan atau hal apa pun yang menunjukkan keramahan penduduk lokal, cobalah untuk menghargai. Meskipun kearifan lokal yang ada gak sesuai dengan ekspektasi, atau bukan sesuatu yang biasa kamu dapati, tetaplah bersikap ramah dan mengapresiasi mereka.
5. Jangan sadis menawar harga
Saat membeli barang untuk oleh-oleh, usahakan cari tahu terlebih dahulu kisaran harga normal. Hal ini bisa mencegahmu diberi harga yang kelewatan.
Dengan mencari tahu kisaran harga terlebih dahulu juga bisa menghindari dari menawar harga sampai sadis. Kasihan si pedagang kalau kita sebagai wisatawan membeli barang terlalu murah. Padahal, untung yang didapatkan tidak seberapa.
Semoga bermanfaat.
Berita Terkait
-
Melihat Keindahan Destinasi Wisata Super Prioritas Labuan Bajo
-
Wisata Sambil Menikmati Senja di Pantai Batu Bolong Lombok
-
Bisa Jadi Alternatif Puncak, Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan Sebut Wilayah Ciampea Miliki Potensi Wisata
-
Dari Gunung Hingga Pantai, Ini Jajaran Rekomendasi Wisata Alam Terbaik di Taiwan
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Didukung KUR BRI, Usaha Genteng Keluarga di Majalengka Terus Berkembang
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Permintaan Genteng Meningkat, Pengrajin Majalengka Butuh Tambahan Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Buka Peluang Baru bagi UMKM Bahan Bangunan
-
Genteng Lokal Kian Diburu, UMKM Majalengka Catat Omzet Ratusan Juta
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Pesanan Genteng Melonjak, Pengrajin Majalengka Rasakan Dampak Program Gentengisasi
-
Program Gentengisasi Prabowo Dongkrak Permintaan Genteng di Sentra Majalengka
-
PB ORADO Apresiasi Antusiasme Kejurcab Domino Bandar Lampung
-
Resmikan Taman Bendera Pusaka, Pramono Anung Janjikan RTH Jakarta Akan Bening Seperti di Korea