Poptren.suara.com - Masyarakat Belitung dihebohkan adanya aksi guru sekolah SD di Tanjungpadan yang hajar murid kini menjadi viral.
Vidio kekerasan aksi guru SD tanjungpadan yang hajar murid dilakuan sembari berkata kasar dan menampar lalu beredar luas di media sosial seperti WA dan Facebook.
Dilihat SuaraSumbar.id pada akun Instagram @uncle_teebob, Selasa (16/8/2022), tampak seorang siswa SD berbaju merah dan celana training hitam tengah duduk di bangku plastik sekolah.
Di hadapannya, terdapat pria dewasa yang disebut sebagai guru murid tersebut.
Guru tersebut lantas menampar dan memukul murid SD itu. Tak hanya itu, dia juga mengangkat kaki hendak mendang murid tersebut.
"Tendang kau," ancam guru itu.
Berdasarkan tulisan dalam video viral itu, peristiwa tersebut terjadi di Tanjung Pandan, Belitung.
Tentu saja video itu membuat berang warganet. Mereka menilai seorang guru tidak pantas menganiaya muridnya.
"Hantam oknum guru ini," tegas @erwinxxx.
Baca Juga: Haji Faisal Buka Suara Soal Lamaran Fuji dan Thariq Halilintar
"Pak, sok jago kok ke anak kecil," @dedexxx.
"Astaghfirullah, kebayang bagaimana bapaknya," @travelxxx.
"Astaghfirullah, anak orang diperlakukan kayak begitu," @vickyxxx.
"Kawal sampai bui," @dausxxx.
"Pak guru hebat anda! Keprok, itu masih bocah ditabok. Itu trauma bisa dendam ke gurunya," @winaxxx.
"Yang begini gak bisa dibiarkin! Jangankan guru. Orangtua sekalipun kalau memperlakukan anaknya seperti ini harus ditindak! Mental anak harus diutamakan! Kasihan kalau sampai mental kenapa-kenapa, karena itu sangat mempengaruhi masa depannya," @intanxxx.
Sumber : sumbar.suara.com
Berita Terkait
-
Cara Ustaz Adi Hidayat Sindir Gus Samsudin Banjir Pujian: Orang Berilmu Beda Caranya
-
Viral Video Bocah Semangat Jalan ke Warung, Publik Salfok Lihat Bagian Kaki
-
Isu Babi Ngepet Muncul Setelah Dua Kali Kemunculan Babi Hutan di Pemukiman Warga
-
Nyesek! Dikira Sudah Meninggal, Begini Pertemuan Haru Anak dan Ayah Setelah 18 Tahun Berpisah
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik
-
BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla