Poptren.suara.com – Seorang anak laki-laki berusian tiga tahun di Thailand mengajukan pengaduan ke polisi, setelah seorang dokter menampar wajah buah hatinya.
Sang dokter juga menolak memberikan perawatan kepada anak tersebut.
Dikutip SuaraSumbar.id dari Thaiger.com, Rabu (17/8/2022), dokter mengatakan menolak merawat anak itu karena telah menghinanya.
Sutharat, ibu anak itu membagikan kisahnya di akun Facebook miliknya.
Ia mengatakan membawa anaknya yang berusia tiga tahun ke rumah sakit distrik Kam Paeng Saen di provensi tengah Nakhon Pathom, karena menderita asma.
Ibu anak itu menambahkan, anak laki-laki itu duduk di pangkuannya bermain dengan mainan sambil menunggu dipanggil masuk dokter ke kamar pemeriksaan.
Saat masuk ke ruangan, anak tersebut tak sengaja mengayunkan mainannya dan mengenai wajahnya sendiri. Ketika itulah anak itu spontan kata makian untuk dirinya sendiri.
"Tapi, dokter itu tiba-tiba berbalik dan menampar wajah anak saya sampai menangis," kata Sutharat.
Sutharat bertanya kepada dokter mengapa dia menampar anaknya. Dia menjawab, “Saya melakukan hal yang sama dengan anak saya juga.” Dokter kemudian memberinya nebulizer dan berjalan keluar dari ruangan.
Baca Juga: Gemes! Cipung Foto Bareng Harimau Putih Milik Alshad
Tidak terima, nenek anak itu sempat menemui dokter tersebut. Sang dokter mengakui menampar anak tiga tahun itu karena menghinanya.
Tak hanya itu, sang nenek juga diusir pergi oleh dokter tersebut.
“Apa yang akan kamu lakukan padaku? Jangan datang untuk mendapatkan perawatan dari saya. Itu pintunya!"
Sutharat mengajukan pengaduan di Kantor Polisi Kam Paeng Saen. Kepada polisi, Sutharat bersumpah anaknya memaki dirinya sendiri, bukan sang dokter.
Setelah kasus itu mendapat perhatian publik, si dokter mengatakan kepada awak media yang mengakui menampar bocah tersebut.
Dia mengatakan anak itu menghinanya, mengatakan, "F * ck dokter Tu!" Untuk diketahui, Tu adalah nama panggilan si dokter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
5 Slip On Lokal Terbaik yang Anti Ribet dan Nyaman untuk Jalan Kaki Menurut Reviewer
-
Disdik Sulsel Dukung Kantin Sekolah Kelola MBG
-
Bukan Sekadar Nama! Ini 8 Julukan Unik Timnas Peserta Piala Dunia 2026
-
Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Generasi Muda Makin Ramai Masuk Bisnis Waralaba, Mengapa Sektor F&B hingga Ritel Jadi Favorit?
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Lolos dari Lubang Jarum, Ekuador Tebas Jerman dan Melaju ke Babak 32 Besar
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan