Poptren.suara.com – Masyarakat Indonesia masyarakat HUT Republik Indonesia ke-77. Perayaan kemerdekaan kembali mengingatkan kita akan nasionalisme.
Banyak cara merayakan HUT RI, mulai dari upacara bendera, lomba, karnaval, atau menonton film.
Beberapa film nasional sering mengangkat kisa nasionalisme. Bahkan ada juga yang mengangkat kisah pahlawan nasional dalam merebut kemerdekaan.
Penasaran film apa saja yang cocok ditonton di hari kemerdekaan? Berikut ulasannya:
1. Garuda di Dadaku (2009)
Film "Garuda di Dadaku" bisa disaksikan ulang di Netflix. "Garuda di Dadaku" menceritakan tentang anak SD bernama Bayu yang bercita-cita menjadi pemain sepak bola. Cita-cita Bayu dihalangi sang kakek yang menganggap pemain sepak bola identik dengan kemiskinan. Namun Bayu tidak pantang menyerah hingga diterima menjadi bagian dari Timnas U-13.
2. Kadet 1947 (2021)
Masih di Netflix, "Kadet 1947" juga merupakan film bertema nasionalisme. Film yang dibintangi Bisma Karisma dan Kevin Julio tersebut berlatar tahun 1947 saat Indonesia dan Belanda melakukan Perundingan Linggarjati. Namun Belanda melanggar senjata hingga sekelompok kadet dari sekolah penerbang Angkatan Udara ikut berambisi menjaga Indonesia.
3. Di Balik 98 (2015)
Baca Juga: Bikin Gemes! Farhat Abbas, Salahkan Kasir Alfamart
Seperti judulnya, film "Di Balik 98" menggambarkan tragedi kerusuhan akibat krisis moneter hingga kehilangan keluarga. Chelsea Olivia berperan sebagai karakter Diana yang terlibat demo penurunan presiden. Sedangkan Boy William sebagai Daniel paling terdampak karena keturunan Tionghoa. "Di Balik 98" juga dapat disaksikan di Netflix.
4. Bumi Manusia (2019)
Menikmati film sejarah seperti "Bumi Manusia" untuk merayakan HUT RI kali ini juga tidak salah. Film yang dibintangi Iqbaal Ramadhan tersebut mengisahkan awal Indonesia dijajah Belanda. Iqbaal berperan sebagai Minke, pemuda pribumi yang diperbolehkan bersekolah di HBS. Pada zaman itu, masyarakat dibagi menjadi banyak golongan dan pribumi adalah kelas rendahan. Tonton "Bumi Manusia" di Netflix.
5. Merah Putih (2009)
Di Vidio, film "Merah Putih" yang rilis pada 13 Agustus 2009 kembali dapat disaksikan. Film "Merah Putih" menggambarkan peristiwa Agresi Militer Belanda I di Jawa Tengah. Persahabatan 5 kadet dari berbagai suku bangsa yang mengikuti latihan militer ditampilkan. Namun mendadak kamp latihan militer mereka diserang tentara Belanda.
Nah itu dia film-film rekomendasi untuk merayakan HUT RI ke-77. Sudah nonton semua guys?
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah