Poptren.suara.com – TikTok saat ini bisa dibilang jadi platform media sosial terpopuler di Indonesia. Keberadaanya bahkan sampai menyaingi kompetitor yakni Instagram. Tapi di balik itu, rupanya ada ancaman pencurian data pengguna yang mengintai.
Isu pencurian data pengguna ini sebenarnya sudah jadi hal klasik dan bukan lagi jadi hal baru. Apalagi terkait kemampuan aplikasi dalam merekam riwayat aktivitas pengguna di ponselnya.
Hal serupa yang baru-baru ini juga kembali dilaporkan terjadi di aplikasi TikTok. Laporan dari InAppBrowser menyebut, kalau ternyata keyboard in-app TikTok dapat mencuri data pengguna berdasarkan apa yang mereka ketik.
Menukil Gizmochina, Selasa (23/8/2022), aplikasi asal China ini juga dapat melacak penekanan tombol apabila pengguna mengetik di keyboard.
Berangkat dari kondisi tersebut, tak heran kalau TikTok sejak awal jadi aplikasi yang cukup diwaspadai dengan ketat oleh regulator Amerika Serikat yang fokus pada keamanan nasional.
Sementara itu di sisi lain, TikTok sendiri membantah tuduhan tersebut. Mereka mengeklaim tidak mengumpulkan keystroke atau input teks, kecuali untuk mencari debugging, troubleshooting, atau memantau performa.
Sumber: suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting