/
Rabu, 24 Agustus 2022 | 09:50 WIB
Ilustrasi TikTok (Pixabay)

Poptren.suara.com TikTok saat ini bisa dibilang jadi platform media sosial terpopuler di Indonesia. Keberadaanya bahkan sampai menyaingi kompetitor yakni Instagram. Tapi di balik itu, rupanya ada ancaman pencurian data pengguna yang mengintai.

Isu pencurian data pengguna ini sebenarnya sudah jadi hal klasik dan bukan lagi jadi hal baru. Apalagi terkait kemampuan aplikasi dalam merekam riwayat aktivitas pengguna di ponselnya.

Hal serupa yang baru-baru ini juga kembali dilaporkan terjadi di aplikasi TikTok. Laporan dari InAppBrowser menyebut, kalau ternyata keyboard in-app TikTok dapat mencuri data pengguna berdasarkan apa yang mereka ketik.

Menukil Gizmochina, Selasa (23/8/2022), aplikasi asal China ini juga dapat melacak penekanan tombol apabila pengguna mengetik di keyboard.

Berangkat dari kondisi tersebut, tak heran kalau TikTok sejak awal jadi aplikasi yang cukup diwaspadai dengan ketat oleh regulator Amerika Serikat yang fokus pada keamanan nasional.

Sementara itu di sisi lain, TikTok sendiri membantah tuduhan tersebut. Mereka mengeklaim tidak mengumpulkan keystroke atau input teks, kecuali untuk mencari debugging, troubleshooting, atau memantau performa.

Sumber: suara.com.

Load More