Poptren.suara.com – Zaman canggih sekarang ini, para HRD bisa mengecek jejak digital calon pegawainya langsung di internet. Tak hanya pencarian karyawan saja, lembaga pemerintahan serta penerimaan beasiswa juga menggunakan cara ini.
Hal ini berguna untuk mengetahui dan menggambarkan seseorang dimata orang lain, melalui postingan serta komentar yang ia buat di media sosial.
Rio Hendra selaku Koordinator Advokasi dan Layanan Hukum ECPAT Indonesia menyebutkan bahwa banyak masyarakat yang tak sadar jika rekam jejak digital mereka bernilai negatif akan meninggal masalah keesokan harinya.
"Jejak digital saat ini banyak juga digunakan oleh perusahaan-perusahaan dalam menilai calon karyawan yang akan diterima. Bahkan untuk penerimaan beasiswa pun tak luput dari pemeriksaan jejak digital bagi para pemohonnya,” kata Rio dalam diskusi virtual, Selasa (6/9/2022).
Tercatat pengguan internet di Indonesia meningkat setiap tahunnya, ini tercatat di dalam artikel We Are Social, sekarang ini pengguna internet sudah mencapai 204,7 juta dengan 170 juta telah aktif di media sosial.
Konsumsi internet orang Indonesia tergolong tinggi, 8 jam per hari atau hampir sepertiga waktu hanya digunakan untuk main internet.
Dalam dunia pekerjaan terdapat parameter untuk bisa menilai calon karyawannya, salah satunya melalui jejak digital media sosial.
Seperti penggunaan kalimat, foto-foto, interaksi yang dilakukan dan lingkungan calon karyawan saat bermedia sosial.
Sumber : suara.com
Baca Juga: Geram! Kelakuan Wanita Ini Bikin Naik Pitam, Sudah Naik Becak Hampir 6 Jam Hanya Dibayar Rp 20 Ribu
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius
-
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal
-
Full Daging, Menikmati Sensasi Bakso Autentik ala Cak Wawan di Kota Jambi
-
Dari Desa di Pulau Obi, Rumah Belajar Ini Jadi Ruang Bermain, Membaca, dan Menumbuhkan Harapan
-
Wawalkot Zakiyuddin Pamerkan Gedung Warenhuis yang Direvitalisasi Era Bobby Nasution ke Raffi Ahmad
-
Marc Klok Siap Balas Dukungan Bobotoh dengan Kemenangan atas Persija
-
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari
-
Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu
-
Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!
-
Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439