Poptren.suara.com - Gelombang unjuk rasa penolakan atas kenaikan BBM terus bergulir. Kali ini massa dari berbagai kelompok mahasiswa melakukan unjuk rasa kenaikan harga BBM berlangsung di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (8/9/2022).
Unjuk rasa kali ini terdiri dari kelompok mahasiswa yakni HMI, GMNI, dan BEM melaksanakan aksinya di Patung Kuda, Jalan Merdeka Barat.
Para mahasiswa menyampaikan aksi penolakan keputusan Presiden Joko Widodo yang menaikan harga BBM pada tanggal 3 September lalu.
Para peserta aksi unjuk rasa tersebut tiba sekitar pukul 12. 30 WIB, dan beberapa kali mereka terlibat adu dorong dengan aparat kepolisian. Tujuan utama para aksi demonstran ini adalah Istana Merdeka, untuk menuju sana aksi adu dorong tak terelakan lagi.
Sebagai penjagaan terdapat dua baris kawat berduri dan separartor sebagai pembatas antara kepolisian dengan mahasiswa, tetapi mereka berhasil menyingkirkannya.
Kemudian di titik lainnya, mengepul asap hitam yang berasal dari bakaran ban massa sebelumnya di sekitar bundaran Silang Monas.
Untuk menghalau nassa aksi menerobos masuk ke Istana Merdeka, kepolisian sebelumnya memasang dua lapis kawat berduri di kawasan Patung Kuda.
Tak hanya kawat berduri untuk mengalau massa, kepolisian juga memasang separator.
Untuk mengamankan aksi unjuk rasa mahasiswa menolak kenaikan harga BBM, terdapat sebanyak 5.800 personel gabungan TNI dan Polri.
"5.800 gabungan TNI dan Polri," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komaruddin, Kamis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026