/
Kamis, 08 September 2022 | 17:31 WIB
Massa mahasiswa dari berbagai kampus masih bertahan di Patung Kuda, Jakpus untuk menggelar aksi menolak kenaikan harga BBM. (Suara.com/Yaumal)

Poptren.suara.com - Gelombang unjuk rasa penolakan atas kenaikan BBM terus bergulir. Kali ini massa dari berbagai kelompok mahasiswa melakukan unjuk rasa kenaikan harga BBM berlangsung di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (8/9/2022). 

Unjuk rasa kali ini terdiri dari kelompok mahasiswa yakni HMI, GMNI, dan BEM melaksanakan aksinya di Patung Kuda, Jalan Merdeka Barat. 

Para mahasiswa menyampaikan aksi penolakan keputusan Presiden Joko Widodo yang menaikan harga BBM pada tanggal 3 September lalu. 

Para peserta aksi unjuk rasa tersebut tiba sekitar pukul 12. 30 WIB, dan beberapa kali mereka terlibat adu dorong dengan aparat kepolisian. Tujuan utama para aksi demonstran ini adalah Istana Merdeka, untuk menuju sana aksi adu dorong tak terelakan lagi. 

Sebagai penjagaan terdapat dua baris kawat berduri dan separartor sebagai pembatas antara kepolisian dengan mahasiswa, tetapi mereka berhasil menyingkirkannya. 

Kemudian di titik lainnya, mengepul asap hitam yang berasal dari bakaran ban massa sebelumnya di sekitar bundaran Silang Monas. 

Untuk menghalau nassa aksi menerobos masuk ke Istana Merdeka, kepolisian sebelumnya memasang dua lapis kawat berduri di kawasan Patung Kuda. 

Tak hanya kawat berduri untuk mengalau massa, kepolisian juga memasang separator. 

Untuk mengamankan aksi unjuk rasa mahasiswa menolak kenaikan harga BBM, terdapat sebanyak 5.800 personel gabungan TNI dan Polri. 

Baca Juga: Viral! Video Ganjar Pranowo Melakukan Sidak BBM, Ternyata BBM Bersubsidi Dinikmati Oleh Kalangan Yang Salah

"5.800 gabungan TNI dan Polri," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komaruddin, Kamis.

Load More