/
Senin, 12 September 2022 | 14:31 WIB
Profil Farhat Abbas ((Instagram/@farhatabbasofficial))

Poptren.suara.com – Farhat Abbas akhirnya berkomentar juga terkait kasus pembunuhan berencana Brigadir J dengan Ferdy Sambo yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan kepala dari perencanaan pembunuhan.

Farhat Abbas diundang Uya Kuta untuk ngombrol secara virtual terkait kasus Ferdy Sambo. Uya juga memberikan pendapatnya terkait Farhat Abbas yang mengucap Ferdy Sambo sebagai pahlawan.

"Saya menganggap Sambo ini pahlawan, pahlawan penegak hukum di kepolisian," ujar Farhat Abbas ke Uya Kuya.

Farhat Abbas juga menerangkan kenapa dirinya menganggap Ferdy Sambo sebagai pahlawan.

Menurutnya Brigadir J adalah pengkhianat karena memiliki hubungan gelap dengan istri Ferdy Sambo.

"Jadi ini contoh yang baik. Kalau orang jadi ajudan, orang sudah jadi kepercayaan, jangan jadi pengkhianat," terang Farhat Abbas.

Tak hanya itu saja, Farhat Abbas juga menjabarkan ketentuan hukum Islam menurut dirinya terkait sanksi hukuman mati bagi para penzina yang dilakukan oleh Brigadir J bersama Putri Candrawathi.

"Ini bukan menyangkut masyarakat, karena normal dalam Islam itu kalau orang berzina itu dibunuh," papar Farhat Abbas.

Oleh sebab itulah, Farhat Abbas menyimpulkan bahwa Ferdy Sambo dijadikan tersangka akibat ndonesia memakai hukum postif yang menentang segala macam bentuk pembunuhan.

Baca Juga: Hujan Tiba Banyak Pemotor yang Jatuh di Jalur Pedestrian, Begini komentar Anies

"Hukum positif kita itu tidak membuat untuk dibunuh," kata Farhat Abbas.

Ia juga berasumsi bahwa Ferdy Sambo seharusnya tidak dikenakan pasal pembunuhan berencana atas dugaan pembunuhan Brigadir j.

"Menurut saya, ini bukan pembunuhan berencana, tapi perencanaan perselingkuhan yang gagal sehingga menyebabkan kematian pada penyelingkuh tersebut," tegas Farhat Abbas.

Pihak kepolisian sendiri sampai saat ini belum mengungkap motif pembunuhan Brigadir J yang diduga dilakukan Ferdy Sambo pada 8 Juli 2022. 

Sumber : suara.com

Load More