/
Rabu, 14 September 2022 | 08:25 WIB
Ilustrasi Rasuna Said (Dok. BBC)

Poptren.suara.com - Gambar sosok HR Rasuna Said atau Hajjah Rangkayo Rasuna Said muncul jadi Google doodle hari ini, Rabu (14/9/2022).

Mungkin banyak dari kita hanya mengetahui nama HR Rasuna Said yang sebagai nama jalan yang ada di kawasan Kuningan, Jakarta.

Namun, Google merayakan hari lahir ke-112 sosok wanita pahlawan nasional Indonesia itu dengan menjadikannya doodle yang muncul di halaman awal pencarian.

Doodle Rasuna Said ini menampilkan ilustasi seorang perempuan mengenakan jilbab dan berkaca mata seolah terlihat tengah berpidato serta disaksikan banyak perempuan lain di belakangnya.

Berikut profil singkat HR Rasun Said yang dijuluki sebagai "Singa Betina Pergerakan Kemerdekaan Indonesia."

Rasuna Said lahir di Desa Panyinggahan, Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat pada 14 September 1910 dan merupakan keturunan bangsawan Minang.

Tampilan Google doodle Rasuna Said. (sumber: Google doodle)

Ayahnya bernama Muhamad Said, seorang saudagar asal Minangkabau dan juga mantan aktivis pergerakan perjuangan. Keluarganya dikenal sebagai penganut Islam yang taat.

Berbeda dengan saudaranya yang lain, Rasuna Said mengenyam pendidikan di sekolah agama bukan di sekolah sekuler melainkan di Diniyah School, Padangpanjang.

Kemudian, Ia mendalami ilmu agama pada Dr H Abdul Karim Amrullah di Pesantren Ar Rasyidiyah, dan belajar pentingnya pembaharuan pemikiran Islam serta kebebasan berpikir.

Baca Juga: Hasil Pertandingan Fase Grup Pekan Kedua UEFA Champions League 2022/2023; Bayern Berkuasa, Liverpool Tersungkur di Menit Akhir

Ia memulai perjuangan politiknya dengan aktif di Sarekat Rakyat (SR) sebagai Sekretaris cabang, kemudian pada tahun 1930 ia mendirikan Persatuan Muslimin Indonesia (PERMI) di Bukittinggi.

Melalui PERMI, Rasuna Said aktif menyuarakan kritis terhadap kolonialisme Belanda dan perlakuan tidak adil terhadap perempuan.

Ia sempat ditangkap dan ditahan pada tahun 1932 karena menentang kekuasaan Belanda.

Pada 1935, Rasuna Said menjadi pemimpin redaksi di sebuah majalah, Raya yang dikenal radikal terhadap kolonial Belanda, bahkan disebut menjadi tonggak perlawanan penjajahan di Sumatera Barat.

Pasca Kemerdekaan, tepatnya di tahun 1947, HR Rasuna Said dinyatakan sebagai Pahlawan Nasional atas jasa-jasanya memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Sumber: suara.com

Load More