Tim medis juga akan menanyakan kesehatan kamu secara menyeluruh, mulai dari riwayat kesehatan dan obat-obatan yang sering kamu konsumsi secara rutin ataupun baru minum obat.
Tak hanya itu, ada juga pertanyaan mengenai hal yang sensitig terkait kegiatan seksual yang dilakukan bersama pasangan ataupun seseorang, hal ini berguna untuk memastikan DNA dan bukti yang akan dikumpulkan.
Pemeriksaan fisik menyeluruh
Tima akan melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh mulai dari tekanan darah hingga denyut nadi. Pada tahap ini, tim medis akan mengumpulkan bukti terkait kasus kekerasaan yang dialami mulai dari bagian luar hingga bagian dalam seperti luka yang terbuka.
Pemrikasaan akan meliputin mulai dari mulut, alat reproduksi hingga anus. Pemeriksaan ini juga termasuk pengambilan sample darah, urine hingga helai rambut.
Perawaran cedera atau luka
Saat kamu mengalami luka atau cedera akibat tindakan kekerasan, tentunya akan dilakukan perawatan terlebih dahulu oleh perawat. Luka atau cedera akan dibersihkan menggunakan obat yang bisa membatu kamu meringankan rasa nyeri atau nyaman pada tubuh.
Pengumpulan bukti lainnya
Tenty hal ini harus mendapat persetujuan korban, tim medis akan mengumpulkan bukti fisik lainnya, seperti pakaian dalam, hal ini guna untuk melengkapi pemeriksaan.
Baca Juga: Sebagai Bentuk Dukungan, Rizky DA Memposting Foto Bersama Lesti Kejora
Perawatan dan pengobatan
Prosedur pemeriksaan visum dilakukan secara lengkap, korban bisa mendapatkan perawaran dan pengobatan untuk memastikan kesehatan fisik dan mental dalam keadaan yang baik.
Pemeriksaan mengenaik penyakit seksual menular hingga melakukan kunjungan ke psikolog bisa diajukan sebagai perawatan lanjut.
Inilah beberapa prosedur yang dilakukan untuk menjalani prosedur pemeriksaan visum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
7 HP 5G Murah Terbaik Juni 2026: Usung Chipset Kencang, Libas Game Berat
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
Concealer untuk Mata Panda Warna Apa? Ini Tips Memilih dan 5 Rekomendasinya
-
Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga
-
Polisi Minta Pandangan Ahli Pidana Terkait Kasus Pembakaran Santri
-
Gubernur Sulsel Groundbreaking Pembangunan Rumah Layak Huni di Takalar
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
5 Jenis Pompa Air Sesuai Kedalaman Sumur, Ketahui agar Tidak Salah Beli
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP