/
Senin, 03 Oktober 2022 | 10:15 WIB
Ilustrasi dokter / tenaga medis / tenaga kesehatan ((pixabay/DarkoStojanovic))

Tim medis juga akan menanyakan kesehatan kamu secara menyeluruh, mulai dari riwayat kesehatan dan obat-obatan yang sering kamu konsumsi secara rutin ataupun baru minum obat.

Tak hanya itu, ada juga pertanyaan mengenai hal yang sensitig terkait kegiatan seksual yang dilakukan bersama pasangan ataupun seseorang, hal ini berguna untuk memastikan DNA dan bukti yang akan dikumpulkan.

Pemeriksaan fisik menyeluruh

Tima akan melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh mulai dari tekanan darah hingga denyut nadi. Pada tahap ini, tim medis akan mengumpulkan bukti terkait kasus kekerasaan yang dialami mulai dari bagian luar hingga bagian dalam seperti luka yang terbuka.

Pemrikasaan akan meliputin mulai dari mulut, alat reproduksi hingga anus. Pemeriksaan ini juga termasuk pengambilan sample darah, urine hingga helai rambut.

Perawaran cedera atau luka

Saat kamu mengalami luka atau cedera akibat tindakan kekerasan, tentunya akan dilakukan perawatan terlebih dahulu oleh perawat. Luka atau cedera akan dibersihkan menggunakan obat yang bisa membatu kamu meringankan rasa nyeri atau nyaman pada tubuh.

Pengumpulan bukti lainnya

Tenty hal ini harus mendapat persetujuan korban, tim medis akan mengumpulkan bukti fisik lainnya, seperti pakaian dalam, hal ini guna untuk melengkapi pemeriksaan.

Baca Juga: Sebagai Bentuk Dukungan, Rizky DA Memposting Foto Bersama Lesti Kejora

Perawatan dan pengobatan

Prosedur pemeriksaan visum dilakukan secara lengkap, korban bisa mendapatkan perawaran dan pengobatan untuk memastikan kesehatan fisik dan mental dalam keadaan yang baik.

Pemeriksaan mengenaik penyakit seksual menular hingga melakukan kunjungan ke psikolog bisa diajukan sebagai perawatan lanjut.

Inilah beberapa prosedur yang dilakukan untuk menjalani prosedur pemeriksaan visum.

Load More