poptren.suara.com - Kisah pilu seorang kakek pengayuh becak yang hidup seorang diri dan tidak memiliki tempat. Video sang kakek ini sempat beredar di media social. Kakek yang biasa disapa Abah ini harus menopang hidupnya sebatang kara.
Sebuah video pilu yang diunggah akun tiktok @partnersingoodness memperlihatkan sosok Abah dalam unggahannya dan menjadi viral.
Setiap hari, pria paruh baya tersebut hanya mendapatkan penghasilan kurang lebih lima ribu hingga lima belas ribu rupiah. Hal tersebut membuatnya sering menahan lapar hingga membuat tubuhnya gemetaran.
Lebih memilukan, pria paruh baya bernama Abah Ayo ini juga tak memiliki tempat tinggal sehingga tiap malam dirinya harus tertidur di becaknya.
Terlihat tubuh dan badan si Abah yang gemetaran karena menahan lapar. Penghasilannya sebagai tukang becak tak dapat menjamin makannya setiap hari.
" Hidup di jalanan seorang diri sebagai penarik becak, kakek sering gemetar menahan lapar karena hanya berpenghasilan 15 ribu dalam sehari," demikian keterangan video dalam TikTok
tangan gemetar Abah begitu tampak jelas ketika ia sedang memegang botol air mineral.
Melalui video tersebut, Abah diketahui memang memiliki penyakit mag kronis. Meski begitu, ia tetap berusaha kerja. Ia pun tidak bisa berobat karena terhalang biaya.
Abah pun hanya tidur di atas becak dengan berselimutkan kain tipis setiap harinya seringkali ia merasakan kedinginan saat tidur.
Baca Juga: Posan Tobing Tagih Royalti Ke Band Kotak Lewat Akun Tiktok Miliknya
Video tersebut membuat warganet merasa sangat kasihan dengan sang kakek.
“nangissss, gakuat liatnya.. sehat-sehat ya kakekk,” ujar warganet.
“gak tega aku lihatnya, itu sampai gemeter bangettt,” tambah warganet.
“Sehat-sehat Abah. Semoga Allah selalu memberikan nikmat sehat dan segera mengangkat derajat Abah," kata warganet lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Menaker Sambangi PT Bukit Asam, Tegaskan Pentingnya SDM Unggul dan Keselamatan Kerja
-
Semen Baturaja Buka Suara soal Penetapan Tersangka oleh Kejati Sumsel, Tegaskan Komitmen GCG
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Kansas City Diserbu 650 Ribu Fans Piala Dunia 2026, Pemkot Gratiskan Alat Transportasi Publik
-
Mencekam! 9 Fakta Bus Terjun ke Sungai di Tanggamus Saat Lewati Jembatan Gantung
-
Pemprov Sumbar Bongkar Bangunan Langgar RTRW di Batang Anai, Eksekusi Mulai 16 Februari
-
7 Fakta Mengejutkan Penangkapan Dua Oknum TNI di Babel, Diduga Terlibat Pengiriman Timah
-
Kronologi Penerima Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tewas Usai Tabrakan di Pacitan
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak