Poptren.suara.com – Telah beredar rekaman CCTV di rumah Rizky Billar dan Lesti Kejora. Rekaman itulah yang merekam kejadian KDRT yang dialami oleh Lesti Kejora.
Namun, menurut pakar telematika Abimanyu, CCTV yang beredar sekarang itu sudah terlebih dahulu diedit.
Rekaman yang beredar itu telihat Lesti Kejora sedang menggendong anaknya keluar kamar. Ia akhirnya memberikan anaknya kepada seorang perempuan. Setelah itu, ia kembali lagi ke kamar dan keluar lagi.
Abimayu mengatakan bahwa rekaman CCTV ini seperti memperihatkan bahwa peristiwa itu direkam sangat normal-normal saja.
"Tahu-tahu ini diarahkan pada kejadian bahwa yang bersangkutan itu normal-normal saja, dari mana itu dilihatnya?" kata Abimanyu dilansir dari Silet RCTI, Selasa (11/10/2022).
Ia juga mengatakan bahwa rekaman CCTB tersebut seharusnya memperlihatkan gambar yang luas. Namun, pada rekaman tersebut tidak demikian.
"Kalau kita bicara kualitas CCTV-nya, gambar yang ditampilkan itu sangat zoom. Di mana CCTV yang biasanya untuk memantau ruangan dibuat wide atau seluas mungkin. Tujuannya bukan untuk mendeteksi seseorang, tapi memantau setiap pergerakan yang ada secara luas," katanya.
Tak hanya sampai disitu saja, ia juga menjelaskan bahwa rekaman CCTV tersebut seperti sengaja di-zoom dan diduga dilakukan dengan sengaja guna menyembunyikan part penting dalam video tersebut.
"Jadi, di sini ada dua kemungkinan, yakni CCTV salah setting atau ada pihak yang melakukan zooming. Zooming ini bisa dilakukan secara digital untuk menyembunyikan date dan time yang asli. Ini analogi ya, belum sebuah fakta," ujar Abimanyu.
Baca Juga: Anak Ayu Ting Ting Malu Lihat Penampilan Ibunya Di BTS Hingga Tak Mau Dipeluk
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali