Poptren.suara.com – Penangguhan penahanan yang diajukan Nikita Mirzani ditolak oleh Kejaksaan. Hal ini malah membuat Nikita Mirzani menjadi lega.
Diketahui bahwa sahabat Nikita, Fitri Salhutera dan Fahmi Bachmid selaku kuasa hukum dari Nikita, langsung menantang balik pihak Kejaksaan untuk segera mempercepat persidangan.
Diketahui sebelumnya permohonan dari Nikita ditolak oleh Kejaksaan dengan alasan banyak pertimbangan yang dilakukan oleh Jaksa Penuntut Umum.
Setelah melakukan penolakan, Kepala Kejaksaan Negeri Serang akhirnya memberikan alasan mengapa menolak penangguhan penahanan dari Nikita.
Kepala Kejakasaan menolak dengan alasan subjektih yang menjerat Nikita dengan pasal 21 ayat 1 KUHAP, dan untuk alasan yang objektif, kejaksaan menjerat dengan pasal 21 ayat 4 KUHAP.
Mendengar alasan yang diberikan Kejaksaan, sahabat Nikita ini pun akhirnya menghormati keputusan jaksa.
“Mengenai penangguhan saya sudah jawab, saya hormatin,” tutur Fitri, dikutip dari Bandung.suara.com.
Sudah mendengar alasan serta menghormati keputusan yang berlaku, namun Fitri tetap menginginkan persidangan Nikita dipercepat.
“Saya cuman berharap dari pihak kejaksaan untuk segera melimpahkan kasus ini ke pengadilan. Segera disidangkan,” tegasnya.
Baca Juga: Gara-gara Sobek-Sobek Baju, Rispo Dapat Rumah Gratis
Tak hanya Fitri, kuasa hukum dari Nikita, Fahmi Bachmid juga terus mendesak agar cepat melakukan persidangan.
“Saya minta ada kepastian hukum, artinya segera limpahkan perkara ini ke pengadilan,” ucapnya.
Pihak Nikita Mirzani akan siap menyerang balik Nindy dan Dito Mahendra.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring