/
Selasa, 08 November 2022 | 17:17 WIB
Ilustrasi kualitas udara (Pinterest)

Poptren.suara.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atau KLHK, Luckmi Purwandari, mengatakan kualitas udara di Jakarta membaik. Hal itu terjadi usai pemerintah menaikkan harga BBM pada September 2022, berdasarkan data pemantauan kualitas udara pada lima stasiun yang di Jakarta.

Luckmi mengatakan data kualitas udara ada di lima stasiun. Ada yang dari DKI ada pula yang dari LKHK. Tercatat sejak September yaitu kenaikan BBM 65 hari lalu, berdasarkan data yang belum dihitung berapa persen, indeks standar pencemaran udara atau IPSU nilainya menurun.

Menurut Luckmi, ada dua hal yang menyebabkan kualitas udara di Jakarta membaik. Pertama, karena naiknya harga BBM, masyarakat cenderung beralih ke angkutan umum, dimana sebelumnya masyarakat lebih sering menggunakan kendaraan bermotor milik pribadi yang menyumbang polusi paling besar.

Atau kedua, kualitas bahan bakar yang digunakan sudah lebih baik, sehingga kendaraan bermotor juga lebih baik. Ditambah pembatasan penggunaan bahan bakar bersubsidi.

Faktor lainnya yang dapat memengaruhi kualitas udara adalah teknologi pada kendaraan bermotor. Menurut Luckmi kendaraan yang diproduksi di atas 2016 memiliki emisi lebih rendah, diketahui dari data hasil uji emisi yang dilakukan oleh KLHK di kementerian dan lembaga.

Selain itu, masyarakat diminta ikut berperan mengurangi pencemaran udara dengan menggunakan angkutan umum, berjalan kaki, atau naik sepeda jika mobilitas jarak pendek. Mayarakat pun juga bisa melakukan uji emisi berkala pada kendaraan bermotor masing-masing, yang bertujuan untuk mengetahui kesesuaian antara emisi yang dihasilkan dan standar pemerintah.

Pemprov DKI dan pemerintah daerah di sekitar Jakarta disarankan untuk memberikan layanan angkutan umum terintegrasi yang memadai. Maka dari itu, Luckmi mengatakan Jabodetabek adalah satu kesatuan dalam memengaruhi kualitas udara Jakarta akibat mobilitas yang padat. Angkutan umum yang terintegrasi diperlukan agar masyarakat beralih ke angkutan umum guna mengurangi pencemaran udara.

Load More