Poptren.suara.com – Suka banget menyantap makanan pedas, pasti lidah kamu sudah tak asing lagi mengkonsumsi cabai.
Tak akan lupa menambahkan cabai jika sedang mengkonsumsi sesuatu seperti rujak, goreng-gorengan serta makanan yang berkuah.
Untuk makanan yang di goreng ataupun dibakar, banyak orang yang mengolahnya menjadi sambal.
Menambahkan sambal dalam makanan dapat dipercaya bisa menambah nafsu makan, namun perlu diketahui bahwa hal ini hanya untuk orang bisa makan pedas ya!
Cabai menjadi hal yang wajib ada di dapur para ibu Indonesia. Selain dibuat jadi sambal, cabai juga bisa dipakai untuk menambah pedas pada tumisan.
Tahukah kamu, bahwa di Indonesia sudah lumayan banyak jenis cabai selain cabai keriting, cabai merah besar dan rawit.
Ini rangkuman varian cabai yang berasal dari Indonesia.
Cabai Domba
Salah satu cabai terpedas di Indonesia, cabai ini juga sering disebut sebagai cabai rawit putih. Cabai jenis ini ditemukan pada wilayah Jawa Barat.
Memiliki penampilang yang cukup gemuk, dengan ujung yang tumpul serta memiliki banyak warna seperti orange, merah dan kadang putih kehijau-hijauan.
Baca Juga: Viral! Seorang Remaja Menjadi Korban Pengeroyokan Sejumlah Orang Tak Dikenal
Popularitas cabai domba ini tak perlu diragukan lagi, karena biasanya orang-orang membuat sambal dengan menggunakan cabai dengan kepedasan mulai dari 50.000 – 100.000 SHU ini.
Cabai Gendot
Cabai ini berasal dari daratan tinggi Dieng dengan bentuk yang juga unik. Bentuknya kecil namun lebih padan dan gemuk daripada cabai domba.
Kadang cabai ini menjadi salah satu pelengkap dalam pembuatan sambal, dan tambahan saat menumis.
Tingkat kepedasaan cabai ini mulai dari 100.000 – 350.000 SHU.
Cabai Katakkok
Cabai terpedas di Indonesia selanjutkanya adalah cabai katokkon. Cabai ini sangat populer di Tana Toraja, Sulawesi Selatan.
Cabai Katakkok memiliki ciri yang bulat seperti tomat. Cabai ini disebut0sebut menjadi cabai paling pedas dibandingkan cabai rawit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Semifinal Final Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina, Lionel Scaloni: Ini Pertandingan Bersejarah
-
Profil Jan S. Maringka, Mantan Kejati Sulsel Disebut-sebut Calon Jaksa Agung RI
-
Budaya 'Kondangan Akademik' Mahasiswa: Bentuk Dukungan atau Tekanan Sosial?
-
Modal Kecil, Untung Maksimal: 5 Ide Bisnis Kuliner Kekinian yang Lagi Viral!
-
Andi Sudirman Terima Penghargaan Dekranas, Mendagri Puji Sulsel Sebagai Tuan Rumah
-
Parkir Liar di Makassar Kembali Makan Korban, Munafri Ultimatum PD Parkir
-
Bukan Spanyol, Ini Alasan Legenda Real Madrid Jagokan Perancis Juara Piala Dunia 2026
-
AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS
-
Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara