/
Sabtu, 14 Januari 2023 | 10:26 WIB
Tempe (https://pixabay.com/)

Poptren.suara.com – Makan murah meriah yang gampang ditemukan yaitu tempe. Makanan yang berasal dari kacang kedelai ini menjadi salah satu makanan murah yang enak untuk dimakan.

Tempe juga bisa masak dengan cara digoreng ataupun ditumis. Biasanya makan dengan nasi putih serta kecap sudah membuat perut kenyang.

Meski makanan murah meriah ini, banyak dipilih oleh masyarakat Indonesia. Ternyata jika kita sering mengkonsumsi tempe secara terus menerus bisa menimbulkan beberapa gangguan kesehatan.

Meski tubuh membutuhkan protein, namun jika kita memberikan tubuh kita secara berlebihan maka ginjal dan hati akan bekerja lebih keras.

Tak hanya itu saja, mengkonsumsi tempe ternyata membuat zat besi yang diperlukan dalam tubuh bisa berkurang atau susah diserap.

Jika kamu mengkonsumsi tempe yang digoreng terlalu banyak, maka kamu bisa beresiko terkena diabetes tipe 2.

Salah satu risiko terbesar terlalu banyak mengkonsums kedelai adalah gangguan tiroid yang disebut hipotiroid.

Mengkonsumsi kacang kedelai 30 gram setiap hari selama 30 hari bisa menggangu tiroid pada pria dan wanita dewasa.

Ternyata kedelai menjadi salah satu bahan makanan yang bisa memicu alergi.  Karena tempe memiliki kandungan atau senyawa yang bernama antigenisitas.

Baca Juga: Bawa Cuan ! Deretan Tanaman yang Dipercaya Menguntungkan saat Imlek

Meski tergolong rendah, namun tak semua orang bisa mentolerasi zat tersebut.

Bagi wanita, mengonsumi terlalu banyak tempe bisa mempengaruhi siklus bulanan wanita. Karena tempe memiliki zat estrogenik yang diseut fitoestrogen.

Sistem reproduksi wanita sangat bergantung pada hormon estrogen, sementara fitoestrogen pada tingkat yang sangat tinggi bisa menganggu proses pada sistem ini.

Load More