Poptren.suara.com - Rusia dan Indonesia tentu saja memiliki budaya yang berbeda, termasuk bagaimana cara mendapatkan jodoh.
Kalau di Indonesia, cowok 'nembak' cewek sebagai tanda sah untuk berpacaran, maka jika di Rusia tak perlu melakukan itu.
Nikan, seorang cewek Rusia yang telah bersuamikan cowok Indonesia bernama Anjar, berbagi kisah bagaimana cara orang-orang Rusia menjalin perkenalan hingga akhirnya berkencan atau berpacaran.
Melalui kanal YouTube Kami Nikan Rusia x Indonesia, Nikan membeberkan 5 hal gaya orang Rusia berpacaran yang perlu kamu ketahui.
1. Tidak Perlu Nembak untuk Dijadikan Pacar
Di Rusia, jika cowok suka sama cewek atau sebaliknya biasanya cuma berkenalan lagu berkencan. Misalnya janjian nonton bareng atau makan bareng di hari Sabtu atau Minggu.
"'Hai kamu sudah nonton film baru, apakah kamu mau pergi ke bioskop bersama di hari libur," tutur pemilik 127 ribu subscriber itu mencontohkan.
Setelah kencan, kata Nikan, mereka kemudian akan berpikir bagaimana kencannya tadi, apakah mereka mau bertemu lagi?
Jika ingin bertemu lagi maka dibuat kencan kedua. Kadang juga ada cowok nembak cewek untuk jadi pacar, namun hal itu jarang dan jika ada biasanya cuma di kalangan anak SMA.
Baca Juga: 12 Tips Dapat Jodoh Cewek Rusia, Dijamin Bikin Klepek-klepek Bule Cantik Asal Negeri Putin
"Ciri-ciri pasangan yang sudah merasa sudah dekat biasanya bergandengan tangan, memeluk dan memberikan hadiah," terang Nikan.
2. Mencium di Luar Rumah
Cowok dan cewek yang sudah berpacaran di Rusia sudah bisa memberi hadiah berupa ciuman di luar rumah.
Banyak negara di Asia mencium di depan umum dianggap tidak senonoh, tapi di Eropa dan Rusia sudah jadi hal yang biasa.
Kata Nikan, di kota-kota Rusia kita akan terbiasa melihat orang berciuman dan berpelukan. Tapi biasanya itu anak-anak SMA atau kuliahan, namun jika ada banyak orang di sekitar cukup mencium di pipi saja.
Beberapa tempat di Rusia juga melarang pasangan berciuman seperti di museum, teater, dan di tempat-tempat budaya yang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan