/
Kamis, 16 Februari 2023 | 09:04 WIB
Replika dinosaurus (Jordan/Flickr)

Poptren.suara.com - Dinosaurus adalah hewan purba yang hidup di bumi sekitar 240 juta tahun yang lalu hingga 65 juta tahun yang lalu, dan telah punah pada masa itu.

Indonesia sendiri memiliki sejarah geologi yang sangat panjang dan kompleks, dengan banyak bukti fosil yang ditemukan dari periode geologi berbeda, seperti zaman Prasejarah, Paleozoikum, Mesozoikum, dan Kainozoikum.

Meskipun Indonesia memiliki banyak situs arkeologi dan fosil, tidak ditemukan bukti yang menunjukkan adanya keberadaan dinosaurus di wilayah Indonesia.

Ada beberapa faktor yang memengaruhi ketidakberadaan dinosaurus di wilayah Indonesia.

Pertama, dinosaurus hidup pada periode geologi yang berbeda. Dinosaurs hidup pada periode Mesozoikum, sementara Indonesia terbentuk pada periode Neozoikum. Ini berarti bahwa ketika dinosaurus masih hidup, wilayah Indonesia belum terbentuk seperti sekarang.

Bahkan, Indonesia sendiri terbentuk dari pergerakan lempeng tektonik yang terjadi jauh setelah dinosaurus punah.

Kedua, Indonesia merupakan wilayah yang berada di jalur cincin api Pasifik dan memiliki sejarah vulkanisme yang sangat panjang. Aktivitas vulkanik ini menyebabkan banyak perubahan bentang alam dan mempengaruhi ketersediaan fosil.

Pada beberapa daerah, terdapat banyak fosil yang ditemukan, seperti di situs Sangiran dan Trinil di Jawa Tengah yang memiliki bukti fosil dari manusia purba dan hewan lainnya, tetapi tidak ada bukti dinosaurus.

Ketiga, dinosaurus hidup di wilayah yang saat itu sekarang menjadi padang pasir atau hutan belantara yang lebat. Wilayah Indonesia sendiri pada masa itu diperkirakan memiliki iklim tropis dan perairan yang banyak, sehingga tidak memungkinkan dinosaurus hidup di wilayah Indonesia.

Baca Juga: Review Film Sniper: The White Raven, Kisah Cinta Memilukan Sang Penembak Jitu

Terakhir, Indonesia terletak pada garis lintang yang agak dekat dengan khatulistiwa dan tidak memiliki perubahan musim yang ekstrem seperti di wilayah lain yang memiliki iklim lebih dingin. Hal ini dapat mempengaruhi perkembangan dan adaptasi hewan purba seperti dinosaurus.

Meskipun dinosaurus tidak ditemukan di wilayah Indonesia, Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi, termasuk spesies hewan langka seperti orangutan, harimau sumatra, dan burung cenderawasih.

Banyak upaya yang dilakukan untuk melestarikan keanekaragaman hayati ini, termasuk melindungi habitat asli hewan dan membatasi aktivitas manusia yang merusak habitat tersebut.

Oleh karena itu, penting untuk terus memperjuangkan pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati Indonesia agar dapat terus menjadi rumah bagi berbagai spesies hewan yang hidup di dalamnya.

Load More