/
Kamis, 16 Februari 2023 | 08:18 WIB
Potongan adegan dalam film Sniper: The White Raven. (Kinorium)

Poptren.suara.com -  Film perang dari Ukraina ini dibuat sebelum invasi besar-besaran pada Februari 2022 lalu, yang menceritakan kisah penting tentang bagaimana kelompok separatis yang didukung Moskow bertempur di Donbas timur sejak 2014.

Sutradara Marian Bushan menulis dengan membungkus cerita yang diawali oleh kisah cinta guru sekolah yang menjadi tentara, Mykola Voronin. Film dengan twist tak biasa ini, menggambarkan kisah cinta pasangan hipies yang tengah berada diantara perang Russia dan Ukraina.

Musisi dan aktor Ukraina Aldoshyn Pavlo adalah pemeran utama yang penuh perasaan sebagai Mykola, seorang hipies cinta damai berambut kribo yang mengajar matematika dan fisika di sekolah menengah di wilayah perbatasan, Russia-Ukraina.

Dalam film dikisahkan Mykola telah pindah ke daerah yang mengalami depopulasi dan deindustrialisasi di Ukraina timur untuk hidup tanpa listrik di sebuah gubuk reyot bersama istrinya yang sedang hamil, Nastya (Maryna Koshkina).

Adegan pembuka film yang sangat indah, kita melihat Nastya mengisi hari-harinya dengan mengiris kayu dan membuat sketsa satwa liar. Pasangan ini tak punya TV atau telepon, sehingga mereka melewatkan peringatan tentang invasi Rusia yang akan datang.

Keseruan film dimulai ketika Ketika Nastya dibunuh dengan kejam oleh tentara Rusia, yang membuat Mykola memutuskan bergabung dengan batalion sukarelawan Ukraina dan bersumpah untuk membalas dendam pada tentara Rusia yang membunuh istrinya.

Dia dijuluki "Civvie" oleh para perwira Ukraina yang mengira dia akan bertahan selama seminggu di ketentaraan. Tak sedikit olok-olok yang diterima Mykola dari relawan-relawan tentara lainnya.

Saat Mykola sudah menjadi calon prajurit, adegan latihannya pun mudah ditebak, seperti push-up di tengah hujan, angkat beban, berebut di bawah jaring di lintasan halang rintang. Wajahnya yang tampan dan lembut segera berubah menjadi garang, dengan mata biru karena marah.

Pada awalnya, para petugas menertawakan betapa tidak berdayanya dia dengan pistol; kemudian tentu saja muncul adegan bahwa Mykola mampu memperlihatkan keahlian yang tak dimiliki calon tentara lainnya, yakni membongkar dan memasang kembali senapan AK-47 hanya dalam waktu 18 detik dengan mata tertutup.

Baca Juga: Biar Makin Romantis, Ini 10 Rekomendasi Film yang Cocok untuk Merayakan Valentine

Usai aksinya itu, Mykola mendapat julukan Raven dan ditempatkan menjadi pasukan penembak jitu di batalion utama, dan kerap bertugas dengan para penembak jitu senior lainnya.

Sebagai film perang, boleh jadi film ini terasa kurang otentik dan garang. Tapi dengan bungkusan kisah cinta dan dendam kesumat, film ini layak untuk ditonton hingga usai. Lain itu, cerita dalam film ini adalah upaya untuk menghormati ketangguhan para tentara Ukraina yang berjuang demi kebebasan.

Secara umum, film ini cukup direkomendasikan untuk ditonton.

Load More