Poptren.suara.com - Salah satu penyakit yang ditakuti banyak orang adalah TBC. Penyakit TBC atau disebut juga Tuberkulosis adalah salah satu penyakit infeksi paru-paru yang disebabkan oleh bakteri atau kuman, dimana penyakit ini mudah dikenali karena salah satu gejalanya adalah batuk-batuk.
Karena salah satu gejala umumnya adalah batuk tidak heran orang yang terkena penyakit TBC sering mengira akan sembuh dengan sendirinya tanpa perlu perawatan intensif. Alhasil banyak yang terlambat menyadari bahwa dirinya terkena TBc. Bahkan yang lebih parah, terlambat mendapat perawatan dan nyawanya tidak tertolong.
Maka dari itu, penting untuk mengetahui dan memahami perbedaan batuk biasa dan TBC agar siapapun penderitanya bisa segera menyadari penyakit ini dan sesegera mungkin mendapat pertolongan medis. Satu hal yang bisa dilakukan untuk mengamati apakah seseorang kena TBC atau bukan adalah dari lama waktu batuknya. Apabila mengalami batuk lebih dari tiga minggu dan tak kunjung sembuh, segeralah ke dokter.
Dirangkum dari sejumlah sumber, ada beberapa hal utama yang menjadi pembeda batuk biasa dan batuk TBC, seperti batuk biasa umumnya disebabkan oleh virus, polusi, asma, dan penyakit-penyakit lainnya, dimana untuk sebagian orang yang saluran pernapasannya sensitif, akan batuk jika terpapar udara kotor.
Sedangkan TBC yang disebabkan oeh bakteri bernama Mycobacterium tuberculosis, dimana bakteri ini dapat menyebar dengan mudah melalui udara. Tidak heran apabila seseorang berada terlalu dekat dengan pengidap TBC saat ia batuk atau bersin, dan tidak sengaja menghirup udara yang telah terkontaminasi bakteri TBC, seseorang tersebut akan tertular.
Jika dilihat dari durasi lamanya batuk, batuk TBC berlangsung lebih lama, bahkan bisa sampai tiga minggu. Hal tersebut karena bakteri TBC sulit untuk diberantas dan terus berkembang di saluran pernapasan yang akibatnya batuk tidak kunjung sembuh.
Salah satu sumber menuliskan, jika dilihat dari warna dahaknya, batuk TBC umumnya mengeluarkan dahak berwarna hijau atau kuning karena sudah bercampur bakteri. Sedangkan batuk biasa dahaknya berwarna bening. Selain itu batuk TBC biasanya diseratai dengan gejala lain, seperti nyeri dada, sesak napas, demam menggigil, keringat berlebih, terutama pada malam hari, hingga menurunnya nafsu makan yang mengakibatkan berat badan turun drastis.
Batuk TBC dan batu biasa sama-sama memiliki tahapan kemunculan batuk. Secara umum, batuk biasa batuknya muncul secara tiba-tiba, dan hilang dalam waktu beberapa hari. Sedangkan TBC melalui dua tahapan setelah terinfeksi, yakni tahap laten dan tahap aktif.
Pada tahap laten, bakteri sudah masuk masuk ke dalam paru-paru tapi belum menyebabkan keluhan dan belum menular karena bakteri belum aktif. Namun ketika bakteri memasuki tahap aktif, maka orang yang kena penyakit itu akan mengalami keluhan seperti batuk yang cukup parah, dimana pada tahap ini TBC dapat menular kepada orang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
5 Resep Kue Kering Lebaran Tanpa Oven yang Praktis Dibikin di Rumah
-
Masih Optimis Juara, Tammy Abraham Peringatkan Arsenal dan Manchester City
-
PDIP Kritik RI Gabung Board of Peace Tanpa Persetujuan DPR, Singgung Biaya 8.000 Pasukan
-
Pesan Suara Misterius Menjelang Berbuka
-
Hitung-hitungan Timnas Futsal Putri Indonesia Lolos ke Semifinal AFF 2026
-
Manufaktur dan Pertanian Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
-
Tawarkan Paket Buka Puasa, Restoran Nonhalal di Semarang Tuai Kecaman
-
8 Fakta Dibalik Implementasi Pendidikan Khas Kejogjaan di Sekolah Yogyakarta
-
Duh! John Herdman Terpaksa Bisa Coret Bintang TOP Oss Rp 6,08 Miliar dari Daftar Naturalisasi
-
Masjid Apa Saja yang Sediakan Sahur Gratis di Jogja? Ini Daftar 7 Lokasinya