Poptren.suara.com - Kalau kamu pernah menonton film Sabar Ini Ujian yang dibintangi Vino G. Bastian atau Edge of Tomorrow yang dibintangi Tom Cruise dan Emily Blunt mungkin tak akan asing lagi ketika menonton film Kembang Api.
Kesamaan tiga film yang disebutkan tadi adalah sama-sama membawa tema time loop, di mana para karakter utama terjebak di waktu yang sama berkali-kali.
Kembang Api diproduksi Falcon Pictures dengan arahan sutradara Herwin Novianto. Film ini merupakan remake dari film Jepang berjudul 3ft Ball & Soul karya sutradara Yoshio Kato.
Film Kembang Api melibatkan para aktor yang menurut saya cukup baik dalam memerankan karakter masing-masing, yakni Marsha Timothy sebagai Sukma, Agus Ringgo Rahman sebagai Raga, Donny Damara sebagai Fahmi dan Hanggini sebagai Anggun.
Meskipun judulnya Kembang Api, bukan berarti film ini menyajikan cerita yang menyelipkan pesta pora kembang api.
Justru film ini menceritakan sisi gelap orang-orang yang terlihat baik-baik saja, ternyata menyimpan masalah besar hingga ingin mengakhiri hidupnya sendiri.
Sosok Anggun misalnya, dia terlihat ramah, cerita dan bicara kepada orang-orang pun bisa sambil tersenyum simpul.
Namun, Anggun punya beban pikiran berton-ton hingga akhirnya bergabung dengan klub bunuh diri di WhatsApp Group bersama Fahmi, Sukma dan Raga.
Terkesan Akting Hanggini
Baca Juga: Mengeluh Usai Laga Bali United vs Persis Solo, Leonardo Medina: Liga 1 Harus Perbaiki Kualitas Wasit
Terus terang saja, saya terkesan dengan akting Hanggini yang bisa mengubah mimik wajah tersenyum lalu tiba-tiba murung hingga berakhir dengan menangis.
Tak salah kalau Herwin memilih Hanggini untuk peran Anggun.
Saya juga seakan tak percaya dengan akting Donny Damara yang berulang-ulang bikin penonton tertawa saat membawakan peran Fahmi.
Padahal, keterlibatan Ringgo bisa jadi tokoh sentral untuk bikin adegan-adegan yang mengundang tawa.
Tapi, justru Herwin memberikan peran Fahmi untuk Donny, bukan Ringgo. Saya pikir itu tidak salah.
Bukan berarti saya meragukan akting Donny juga, saya salut ketika dia mengambil peran sebagai Syaiful, seorang transgender di film Lovely Man (2011).
Tag
Berita Terkait
-
Tak Masuk Skuad Timnas Putri Indonesia, Zahra Muzdalifah Jajal Peruntungan di Jepang
-
The Grave of Fireflies, Garapan Studio Ghibli yang Menguras Banyak Air Mata
-
Daftar 5 Negara dengan Skuad Termahal di Piala Asia U-20 2023, Timnas Indonesia U-20 Posisi Berapa?
-
Sinopsis Film Kembang Api, Usung Isu Mental Health dan Kasus Perundungan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123