Poptren.suara.com - Bensin atau petrol adalah salah satu cairan yang diekstrak dari minyak mentah minyak bumi. Bensin adalah bahan bakar yang digunakan dalam mesin otomotif. Mesin ini pada dasarnya adalah mesin yang dinyalakan dengan percikan api.
Dalam film aksi, kita biasanya melihat ledakan mobil yang terlihat sangat menarik. Tapi apakah itu benar-benar terjadi? Anda mungkin memiliki keraguan mengenai ledakan bensin.
Jadi, apakah bensin bisa meledak?
Mengutip penjelasan Techie Scientist, bensin cair tidak dapat meledak, tetapi jika bensin diuapkan dengan adanya oksigen/udara, maka uap bensin yang bercampur dengan udara dapat meledak ketika dinyalakan.
Ini adalah kesalahpahaman yang populer di kalangan masyarakat bahwa bensin yang disimpan di dalam kaleng akan meledak jika disimpan di bawah sinar matahari untuk waktu yang lama. Hal ini tidak benar selama tangki bensin terisi penuh dan tidak ada ruang bagi oksigen untuk masuk.
Tetapi penting untuk dicatat, bahwa jika kaleng bensin tersebut memiliki beberapa lubang kecil yang bocor dan bensin terisi sebagian atau kurang, maka bensin dapat menguap dan terbakar yang akan mengakibatkan pemuaian gas secara tiba-tiba yang pada akhirnya menyebabkan ledakan.
Bensin yang disimpan di dalam kaleng dan tidak terganggu oksigen, maka tidak akan meledak. Bensin hanya dapat meledak dan terbakar jika uap gas bersentuhan dengan oksigen dan sumber panas seperti percikan api atau api.
Dalam kasus seperti itu, ledakan dapat menyebabkan ancaman kematian. Di seluruh dunia, ribuan orang terbunuh akibat ledakan pom bensin setiap tahunnya.
Bensin atau bahan bakar gas terdiri dari berbagai bagian hidrokarbon termasuk metana, propana, asetilena, dan propilena, dll. Hidrokarbon ini bervariasi dalam hal panjang rantai karbon yang terhubung dengan atom hidrogen.
Baca Juga: Kadang Kita Gak Sadar, Ngecas Ponsel Bisa Picu Ledakan Saat Isi Bensin
Jumlah oksigen yang sama tidak diperlukan untuk membakar semua gas karena hal ini tergantung pada rasio karbon terhadap atom hidrogen. Gas yang berbeda memiliki rasio karbon dan hidrogen yang berbeda.
Banyak jenis bensin juga mengandung senyawa yang mengandung sejumlah kecil elemen seperti sulfur, oksigen, nitrogen, dll. Berat molekul bensin bervariasi sekitar 92-95.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular