Poptren.suara.com - Penyanyi Iis Dahlia mengaku menderita Obsessive Compulsive Disorder (OCD) karena sebuah alasan yaitu sangat peduli dengan kebersihan. Karena itu, dia tidak boleh makan di tempat yang kotor, bahkan memilih diam dan tidak makan jika berada di restoran yang tidak bersih.
Pelantun payung hitam itu mengatakan OCD bukanlah kalainan. Namun ia juga mengaku belum begitu paham apa itu OCD.
"Orang berpikirnya kan penyakit mental gitu ya. Padahal kalau OCD itu adalah penyakitnya ibu-ibu bersih. Gue enggak tahu ya, OCD tuh penyakit mental apa enggak, ya gue pembersih aja. Gue orang yang kalau ada keset miring, harus gue benerin," kata Iis Dahlia dalam video yang diunggah YouTube Starpro Indonesia dikutip pada Jumat (7/4).
Untuk diketahui, Obsessive Compulsive Disorder (OCD) merupakan gangguan kecemasan yang ditandai oleh pemikiran dan perilaku yang tidak diinginkan dan berulang-ulang. Beberapa dampak dari OCD pada individu meliputi keterbatasan dalam aktivitas sehari-hari, stres, dan penurunan kualitas hidup.
Beberapa jurnal ilmiah telah mengidentifikasi bahaya yang terkait dengan OCD. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal "Depression and Anxiety" pada 2017 menemukan bahwa OCD meningkatkan risiko bunuh diri pada individu yang menderita gangguan tersebut.
Studi lain yang dipublikasikan dalam jurnal "The Lancet Psychiatry" pada 2014 menemukan bahwa OCD juga dapat menyebabkan gangguan fisik seperti nyeri tubuh, sakit kepala, dan masalah pencernaan.
OCD juga dikaitkan dengan risiko tinggi terkena depresi dan kecemasan. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal "Depression and Anxiety" pada tahun 2016 menemukan bahwa OCD dapat mempengaruhi kualitas hidup individu, yang dapat meningkatkan risiko terkena depresi dan kecemasan.
Selain itu, OCD juga dapat mempengaruhi hubungan sosial dan pekerjaan individu. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal "Journal of Obsessive-Compulsive and Related Disorders" pada 2013 menemukan bahwa individu dengan OCD mengalami kesulitan dalam menjalin hubungan interpersonal dan juga kesulitan dalam bekerja dan mempertahankan pekerjaan.
Sehingga bisa dikatakan, OCD dapat memberikan dampak yang signifikan pada kualitas hidup seseorang, termasuk risiko tinggi terhadap depresi, kecemasan, bunuh diri, dan gangguan fisik.
Baca Juga: Komentar Miring Putri Iis Dahlia Terhadap Foto Putri Kepala Bea Cukai Makassar
Oleh karena itu, pengobatan dan dukungan yang tepat sangat penting untuk membantu individu dengan OCD mengatasi gejala dan meminimalkan dampak yang terkait dengan gangguan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi
-
Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar
-
Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital
-
Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona
-
Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23,2 GW, Baru 11,6 Persem Terpasang
-
The Dragon Republic: Dari Pejuang Menjadi Bidak dalam Permainan Kekuasaan
-
Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir
-
Viral WNA Diduga Tentara IDF di Bali, Arya Wedakarna Malah Jadi Pengikut PM Israel
-
GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore
-
Layani 162 Ribu Pelanggan Sehari, KAI Rombak Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta