Poptren.suara.com - Usai mendengarkan curahan hati Lady Nayoan soal dugaan perselingkuhan yang dilakukan suaminya dengan Syahnaz, Denny Sumargo menyampaikan pesan penting untuk Rendy Kjaernett.
Pesan itu disampaikannya saat Lady Nayoan hadir sebagai bintang tamu di kanal Youtube Denny Sumargo. Denny mengingatkan Rendy bahwa ia masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki semuanya.
“Buat suaminya Lady, gua enggak mau sebut nama, karena gua enggak mau tahu personal. Bro, dimanapun lu berada, this is Denny Sumargo talking to you. There’s still a chance,” kata Denny Sumargo dikutip dari Youtubenya.
Denny juga membeberkan bahwa dirinya pun pernah berada di titik terendah dipandang buruk oleh sebagian besar orang. Denny pernah dihujat para netizen karena dituduh menghamili seorang perempuan, beberapa tahun silam.
Walau kasus yang dialaminya berbeda dengan Rendy, Denny mau Rendy bangkit dan memperbaiki semuanya dan kembali ke keluarga.
“Gua pernah ngalami paling sulit, paling rendah dalam hidup gua. Gua pernah dihabisi sama netizen di Indonesia. Gua pernah nangis di depan semua orang dengan air mata yang satu orangpun enggak ada yang percaya. Tapi tuhan tolong gua,” ucapnya.
Tak hanya itu Denny juga mengingatkan Rendy untuk datang mendekat kepada Tuhan.
“Come to Him (Tuhan), he’s your helper,” sambungnya.
Denny pun mengatakan Rendy harus bersyukur punya istri dan anak yang keren Sementara itu, dirinya sampai saat ini belum mendapat momongan.
Baca Juga: Mengenal Sejarah Desa Wisata Rotan Trangsan Sukoharjo, Sudah Sejak Ada Masa Raja PB X
“You have wonderfull wife here, and you have wonderfull kids, sampai hari nii gua belum dapat anak, sesulit itu,” ujarnya.
Tak lupa Denny memberikan semangat bahwa masih ada harapan bagi Rendy untuk memperbaiki segalanya.
“Jangan karena semua sudah jadi di titik ini lu berpikir tidak ada harapan there’s till hope, cause God is hope,” katanya.
Berita Terkait
-
Rendy Kjaernett Blak-blakan Cinta Orang yang Tepat di Waktu yang Salah, Ini Buktinya
-
Jeje Dinilai Bakal Pertahankan Rumah Tangganya Meski Diselingkuhi Syahnaz Sadiqah, Gimana Caranya?
-
Diduga Ogah Ceraikan Syahnaz Sadiqah karena Harta, Jeje Govinda Dibela Netizen
-
Lady Nayoan Nangis Histeris, Rendy Kjaernett Janji Tutup Tato Wajah Syahnaz Sadiqah
-
Sebelum Bongkar Perselingkuhan Syahnaz dan Rendy Kjaernett, Jeje Govinda Pinta Lady Nayoan Pikirkan Anak-anak
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan