Poptren.suara.com - Semenjak memutuskan untuk bercerai, Saipul Jamil dan Dewi Perssik tetap menjalin hubungan pertemanan yang bisa dikatakan cukup akur.
Meski sudah bukan suami istri lagi, Saipul Jamil dan Dewi Perssik tetap menggunakan panggilan mesra "mami papi" seperti saat mereka masih menikah.
Banyak masyarakat merasa iri dengan kedekatan hubungan mereka meski sudah menjadi mantan.
Namun, tak seperti biasanya baru-baru ini Saipul Jamil yang akrab disapa dengan Bang Ipul ini, menyerang Dewi Perssik di akun media sosialnya.
Bang Ipul melontarkan pernyataan-pernyataan yang bisa dianggap mengumbar aib sang mantan istri selama masih menikah.
Diceritakan bahwa penyanyi dangdut yang akrab disapa Depe tersebut kerap melakukan KDRT alias kekerasan dalam rumah tangga.
Tak hanya itu, pria yang yang juga berprofesi sebagai penyanyi dangdut ini juga pun mengatakan bahwa wanita yang dinikahinya pada tahun 2006 tersebut juga memaksanya untuk melakukan hubungan badan meski saat menstruasi.
"Gimana dulu kita pernikahan? hampir tiap malam kita begini. Sampai dia lagi menstruasi pun gue dipaksa untuk begini, gila nggak lo," ucap Saipul Jamil dikutip dari Instagram @lambe_danu.
Pernyataan pria berusia 42 tersebut cukup menarik sebab dalam dunia kesehatan sendiri tidak menganjurkan untuk melakukan hubungan seksual pada saat sedang haid.
Baca Juga: Sebut Dewi Perssik Pelaku KDRT, Saipul Jamil: Selama 3 tahun Gue Dipukulin
Bahkan, Dokter Boyke pun pernah menjelaskan dampak buruknya, sehingga wajib untuk dihindari.
"Mungkin bagi orang-orang yang agama Islam Muslim mereka dikatakan wanita itu dalam keadaan kotor, tanda kutip ya. Sebenarnya itu bukan kotor tetapi memang sedang mengeluarkan darah oleh karena itu dilarang didekati ya," tutur Dokter Boyke.
"Melakukan hubungan seks saat menstruasi dengan penetrasi penis ke vagina, itu bisa mengakibatkan penyakit endometriosis," imbuhnya.
Dokter Boyke juga mengatakan bahwa dampak buruk yang akan terjadi adalah timbulnya penyakit kista yang bisa membahayakan nyawa.
Oleh sebab itu, disarankan untuk tidak melakukan penetrasi penis ke vagina saat sedang haid. Untuk mengakalinya, bisa dilakukan semacam seks oral.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Media AS Sorot Sepasang Kekasih Asal Aceh Dicambuk karena Ciuman di TikTok
-
Strategi Hyundai Redam Dominasi Mobil China Lewat Jajaran Produk Baru
-
Mengenal Pendekatan Baru untuk Mendapatkan Tidur yang Lebih Nyenyak
-
Prediksi Argentina vs Tanjung Verde: Hiu Biru Butuh Keajaiban?
-
Inspiratif! Bagaimana Tiga Pelajar SD Ini Raih Nilai Sempurna di Olimpiade Matematika Nasional?
-
4 Sepeda Road Bike Rp2 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Gowes Jarak Jauh
-
Jamin Kesejahteraan Masa Tua, Pemerintah Siapkan Skema Dana Pensiun untuk Atlet
-
Pukat UGM Desak Kejagung Usut Semua SPPG, Termasuk yang Dikelola Aparat
-
10 Cara Membersihkan Sepatu Bahan Suede agar Bersih dan Awet Dipakai
-
Kisah Ayanokoji Berlanjut, Anime Classroom of the Elite Umumkan Musim ke-5