Poptren.suara.com - Seiring bertambahnya usia, sering kali penglihatan jarak dekat menjadi semakin sulit. Penurunan kemampuan penglihatan ini tentu akan mengganggu aktivitas sehari-hari Anda. Itulah sebabnya, Anda memerlukan kacamata dengan lensa bifokal atau progresif untuk membantu memperbaiki penglihatan Anda. Meskipun banyak orang lebih memilih lensa bifokal, sebenarnya lensa progresif memiliki lebih banyak keunggulan.
Kacamata progresif merupakan jenis kacamata koreksi yang dirancang untuk memungkinkan Anda melihat dengan jelas pada berbagai jarak, mulai dari jarak jauh hingga dekat, tanpa perlu berganti kacamata. Kacamata ini memiliki lensa yang dibagi menjadi beberapa zona yang berbeda untuk koreksi penglihatan pada jarak yang berbeda.
Berikut adalah cara menggunakan kacamata progresif:
Kenali Bagian-Bagian Lensa Progresif
Biasanya, lensa kacamata progresif terbagi menjadi tiga zona: zona atas untuk melihat jarak jauh, zona tengah untuk melihat pada jarak menengah, dan zona bawah untuk melihat dekat. Garis transisi antara zona-zona ini biasanya tidak terlihat, sehingga tampilannya lebih estetis.
Penyesuaian Posisi Kacamata
Ketika memakai kacamata progresif untuk pertama kalinya, pastikan bahwa kacamata duduk dengan nyaman di hidung dan telinga Anda. Pastikan juga bahwa lensa berada pada posisi yang tepat di depan mata Anda.
Menyesuaikan Posisi Kepala
Untuk melihat benda pada jarak jauh, seperti saat mengemudi atau menonton TV, lihatlah melalui bagian atas lensa. Untuk jarak menengah, seperti membaca komputer atau melihat jam tangan, fokuskan pandangan Anda pada zona tengah lensa. Sedangkan untuk melihat dekat, seperti membaca buku, melihat ponsel, atau menulis, tundukkan pandangan Anda dan lihat melalui bagian bawah lensa.
Gerakan Kepala
Pada awalnya, Anda mungkin perlu sedikit menggerakkan kepala Anda untuk mengarahkan pandangan ke zona yang tepat pada lensa saat mengganti fokus dari jarak satu ke jarak lainnya. Ini adalah bagian dari proses penyesuaian.
Latihan dan Kesabaran
Menggunakan kacamata progresif memerlukan latihan dan kesabaran. Awalnya, Anda mungkin merasa sedikit tidak nyaman atau kaku saat mengganti fokus. Tetapi seiring waktu, Anda akan semakin terbiasa dan mampu beradaptasi dengan alami.
Jangan Cepat Menyerah
Jika Anda merasa kesulitan menggunakan kacamata progresif pada awalnya, jangan cepat menyerah. Ada periode penyesuaian yang diperlukan, dan seiring waktu, Anda akan semakin terampil dalam menggunakannya.
Baca Juga: Buntut Kasus Podcast Dunia Manji, Band Radja Lapor Polisi
Kunjungi Ahli Optik
Jika Anda merasa ada masalah atau ketidaknyamanan yang berkelanjutan, sebaiknya kunjungi ahli optik atau optometris untuk memeriksa dan menyesuaikan kacamata progresif Anda. Lensa kacamata progresif juga perlu disesuaikan sesuai dengan resep penglihatan Anda.
Setiap orang beradaptasi dengan kacamata progresif pada kecepatan yang berbeda. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran, pastikan untuk berkonsultasi dengan ahli optik atau dokter mata Anda.
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
100 Kader Posyandu Sulsel Dibekali 25 Keterampilan Dasar
-
Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 Bareng Telkomsel dan MAXStream, dari Sumatra hingga Maluku
-
2 Pemuda di Medan Terancam Pidana 6 Tahun dan Denda Rp60 M Usai Isi Pertalite Pakai Jeriken
-
Obsesi Viral: Bagaimana Film Baru Warkop DKI Menyentil Fenomena 'Haus Validasi' di Medsos?
-
Lonjakan Ekspor Mobil China Ancam Dominasi Global Saat Harga BBM Melambung Tinggi
-
Urutan Skincare yang Benar Harus Double Cleansing? Ini Kata Dokter Kulit untuk Jaga Skin Barrier
-
WALHI: PETI di Sumbar Sudah Hancurkan Lebih dari 10 Ribu Hektare Hutan dan Lahan
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Review The Wizard of Oz: Dongeng Klasik tentang Perjalanan Menemukan Diri
-
John Herdman Tebar Ancaman ke Rival Asia Tenggara, Sebut Timnas Indonesia Kini Jauh Lebih Berbahaya