Poptren.suara.com - Denny Sumargo tegas mengambil langkah hukum terhadap Verny Hasan yang dianggap telah melecehkan nama baiknya untuk kedua kalinya.
Denny Sumargo juga merasa telah memenuhi keinginan Verny Hasan pada 2013 untuk tes DNA yang hasilnya menunjukkan bahwa ia bukan bapak biologis dari anak yang dilahirkan sang DJ.
Tak puas dengan hasil itu, Belakangan Verny Hasan kembali menantang Denny Sumargo. Sogi Bagaskara selaku kuasa hukum Denny Sumargo mengungkapkan bahwa kliennya itu sudah kesal, ia bahkan membebearkan dampak dari kasus kliennya dengan Verny Hasan pada 2013 silam.
Akibat tudingan Verny Hasan soal Denny Sumargo menghamilinya, pria yang akrab disapa Densu itu sempat tidak punya pekerjaan selama 6 tahun.
"Pada awal kasus ini mencuat pada 2013 lalu, itu Densu kondisinya sangat kesusahan. Enam tahun itu dia ngga ada pekerjaan," ujar Sogi Bagaskara, mengutip tayangan YouTube, Sabtu (26/8/2023).
Sogi juga memapar bahwa saat itu Denny Sumargo diboikot dari beberapa stasiun TV. Hingga pada akhirnya salah satu stasiuan TV swasta memberikan peluang baru untuk Denny Sumargo.
Saking susahnya mendapatkan pekerjaan, Denny Sumargo sampai menjual apartemennya yang sebelumnya ia beli dari hasil menjadi pebasket nasional. Dari menjual apartemennya itu, ia mendapatkan uang cukup untuk menyambung hidup di tengah keterpurukannya.
Selain itu, Denny Sumargo juga punya keinginan nekat bekerja di kapal pesiar untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
"Dia sempat mau kerja jadi waiters di kapal pesiar karena saking ngga punya duitnya. Bayangkan betapa susahnya itu kondisinya," ungkap Sogi.
Karena rekam jejak itulah ketika Verny Hasan kembali mengungkit masa lalunya, Denny Sumargo tak pikir panjang untuk langsung melaporkannya atas pasal pencemaran nama baik.
Laporan terhadap Verny Hasan telah terdaftar dengan nomor LP/B/4945/VIII/2023/SPKT/POLDA METRO JAYA dengan terlapor Vernie Hasan.
Dalam surat laporan itu, Denny Sumargo melaporkan Verny dengan Pasal 27 Ayat 3 jo. Pasal 45 Ayat 3 dan atau Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP dan atau Pasal 15 KUHP.
Berita Terkait
-
Ogah Dijodohin Pilih Pendamping Hidup, Ini Alasan Denny Sumargo Nikahi Olivia Allan: Gue Nikahin Dia Karena Valuenya Bagus...
-
Ngamuk, Cik Oliv Minta Denny Sumargo Lakukan Hal Ini Ketika Dituding Bohong Soal Hasil DNA
-
Usai Denny Sumargo Lapor Polisi, Mendadak Verny Hasan Hapus Postingan Soal Tes DNA, Takut?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan