/
Jum'at, 08 September 2023 | 15:27 WIB
Rocky Gerung dilabrak perempuan (Kolase Youtube)

Ia juga diketahui ternyata kader dari PDI Perjuangan.

Hal itu tampak dari beberapa unggahan Facebook pribadinya.

Selain itu, kini ia sedang mencalonkan diri sebagai Bacaleg DPRD Kab Cianjur Dapil 3 Pacet, Cipanas, Sukaresmi, Cikalong Kulon.

Di media sosialnya tersebut, Noviana juga kerap menggunggah video yang menarasikan untuk menangkap Rocky Gerung.

Novia ternyata lulusan Ilmu Komunikasi dari Institut Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Jakarta angkatan tahun 2013.

Saat ini, Novi tergabung dalam organisasi Solidaritas Merah Putih (SOLMET) sebagai Wasekjen.

Beberapa waktu yang lalu, ia bahkan menggelar aksi bela negara untuk menangkap dan mengadili Rocky Gerung karena dugaan penghinaan kepada Jokowi.

Diketahui Akademisi Rocky Gerung rampung menjalani klarifikasi di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (6/9/2023) sore.

Rocky diperiksa kurang lebih enam jam terkait dugaan penyebaran hoaks dan fitnah.

Baca Juga: Relawan Laporkan Rocky Gerung ke Bareskrim Menyoal Hina dan Rendahkan Jokowi

Saat keluar dari ruang pemeriksaan, wajah Rocky tampak kelelahan.

Ia mengaku klarifikasi hari ini dicecar sebanyak 40 pertanyaan.

"40 pertanyaan, ya seputar kasus itu," kata dia, kepada wartawan, Rabu (6/9/2023) lalu.

Kendati demikian, proses klarifikasi belum selesai sepenuhnya.

Rocky mengungkap akan kembali hadir ke Bareskrim, Rabu (13/9/2023) pekan depan.

"Rabu depan dilanjutkan karena 40 kayanya masih kurang," ucapnya.

"(Saya bakal) hadir, karena mesti saya jawab," sambung dia.

Di sisi lain, Haris Azhar yang mendampingi Rocky mengatakan pertanyaan yang diberikan terkait kapasitas dan alasan di balik argumentasi Rocky.

"Tadi pertanyaannya masih di seputar soal kapasitas dan juga alasan-alasan di balik argumentasi yang belum ke soal ba****an, t***l, itu belum," ucap Haris.

"Masih menuju ke sana, tetapi tadi sebelum ke sana pun, pak Rocky sudah menjelaskan banyak hal tulang belulang, argumentasi yang akan nanti sampai ke soal ba****an, t***l," lanjut dia.

Diperiksa Bareskrim, Rocky Gerung sebut kasus ini semacam tunggangan orang yang ingin menjilat kekuasaan dan banyak lawyer cari panggung.

Hal itu disampaikannya usai diperiksa sebagaimana mengutip YouTube Rocky Gerung Official, Kamis (7/9/2023).

Menurutnya, hal yang diucapkan selama ini semuanya hanya kritik standar, namun bagi relawan atau pendukung fanatik Jokowi hal itu dianggap sebagai pemecah belah bangsa.

"Di mana pemecah belah bangsanya, justru mereka yang memecah belah bangsa karena mengeksploitasi hal yang tidak pernah dipedulikan oleh presiden," ucap Rocky.

"Jadi terlihat, kasus ini tetap jadi semacam tunggangan orang yang ingin menjilat kekuasaan," tambahnya.

Pengamat politik yang juga Setara Institute itu menyampaikan, banyak lawyer atau individu yang mencari kesempatan di kasus ini.

"Banyak lawyer atau individu yang mau pansos, numpang di kasus ini," kata Rocky.

Hal itu juga menurutnya bakal merepotkan para hakim yang menganggap kasus ini memang tidak penting dibawa ke ranah hukum.

"Bagaimana pengadilan memutuskan sesuatu yang bertentangan dengan perintah konstitusi, kan ngacok tuh," ucap Rocky.

"Jadi banyak juga lawyer yang nyari panggung juga tuh. Dan itu memalukan profesi advokat," pungkasnya.

Load More