Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan ekspor produk-produk Indonesia dan menyambut baik perluasan jangkauan ekspor yang dilakukan produsen margarin, Upfield Indonesia.
Hal tersebut dikemukakan oleh Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Zulkifli Hasan saat pelepasan ekspor produk margarin BlueBand di pabrik PT Upfield Manufacturing Indonesia di Cikarang, Jawa Barat, Rabu (8/9/2023).
“Peningkatan ekspor merupakan upaya yang harus dikawal bersama, karena sektor ini sangat berpotensi untuk menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.
Terlaksananya kegiatan ini merupakan upaya perusahaan tersebut dalam mendorong peningkatan produksi, serta perluasan jangkauan ekspor yang mengoptimalkan tenaga kerja serta ahli asal Indonesia.
Presiden Direktur PT Upfield Indonesia Dicky Saelan menjelaskan, pabriknya di Cikarang merupakan salah satu dari pusat produksi kelas dunia yang memproduksi berbagai produk margarin untuk 9 negara dan diestimasikan akan bertumbuh menjadi 12 negara di 2024.
“Hingga kini fasilitas pabrik kami di Cikarang tercatat mampu memproduksi margarin yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasar, baik domestik maupun ekspor,” katanya dalam keterangan tertulis.
PT Upfield Manufacturing terbukti mampu memenuhi permintaan produk margarin untuk negara Kamboja, Thailand, Malaysia, Singapura, Pakistan, Oman, Salomon Island, Saudi Arabia, Korea Selatan, Sri Lanka, Dubai dan Qatar.
Sementara, produk yang sudah dijual ke negara Asia terdiri dari berbagai varian. Mulai dari Blue Band serbaguna, Blue Band Cake & Cookie, Blue Band Master, Minyak Samin cap Onta dari Blue Band dan Planta (merek komersial Blue Band untuk negara tertentu).
Andi Prasojo selaku Head of Supply Chain Manufacturing PT Upfield Manufacturing pun menjelaskan bahwa kontribusi terbesar dari bahan dasar produk margarinnya berasal dari minyak kelapa sawit Indonesia dan bersertifikat Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).
Baca Juga: Siraman 7 Bulanan Denise Chariesta Tanpa Suami: Masih Ada Mama Papi
“Kami juga senantiasa terus mengikuti cara produksi makanan yang baik dengan memenuhi segala persyaratan yang telah ditentukan sesuai dengan Good Manufacturing Practice (GMP) dan sistem Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP), sehingga menghasilkan produk margarin yang berkualitas," terangnya.
Tahun ini produk margarin ikoniknya tersebut sudah 100 tahun eksistensinya di dunia. "Dan, hingga saat ini Blue Band masih menjadi merek margarin nomor satu yang sudah dinikmati oleh konsumen Indonesia,” pungkas Ade Savitri selaku Marketing Director PT Upfield Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Izin Investor Tapi Melanggar, WNA Arab Saudi di Cianjur Resmi Diusir dan Masuk Daftar Cekal
-
Sakit Apa Alex Noerdin Sebelum Wafat di Usia 74 Tahun? Ini 7 Faktanya
-
Kaltim Siapkan Tiga Stadion untuk Piala AFF U-17 2026
-
Kemenkeu Luruskan Pajak Digital RI & AS, Google-Netflix Tetap Kena Pajak
-
Makassar Dikepung Banjir, 545 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Underworld: Aksi Brutal Perang Abadi Vampir dan Lycan, Malam Ini di Trans TV
-
Dari BoP sampai Perjanjian Dagang: Lawatan Prabowo ke AS Dianggap Tabrak Konstitusi, Ini Alasannya
-
Anggota Denintel Kodam XVII/Cendrawasih Gugur Diserang KKB di Nabire
-
Terpopuler: Mobil Murah dengan Opsen yang Nggak Bikin Perih, Pikap Agrinas Tuai Kritik
-
Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat: Mengapa Terlalu Berusaha Justru Menjauhkan Bahagia?