Poptren.suara.com - Sepak terjang Otto Hasibuan di dunia advokat tak perlu diragukan lagi. Nama dari mertua Jessica Mila ini semakin melambung naik setelah menangani kasus kopi sianida. Hal ini lantaran Otto Hasibuan menjadi penasihat hukum dari terdakwa Jessica Kumala Wongso atas kematian Wayan Mirna Salihin.
Kasus kopi sianida yang terjadi pada tahun 2016 ini begitu menyita perhatian publik, hingga dibuat sebuah film dokumenter mengenai kasus ini. Sejak ditayangkannya film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee dan Jessica Wongso, semua sosok yang terlibat di dalamnya, termasuk Otto Hasibuan kembali menjadi sorotan.
Otto Hasibuan dikenal sebagai salah satu pengacara kondang yang kerap menangani kasus-kasus besar dengan biaya mahal. Kasus besar lain yang pernah ditangani pemilik firma hukum Otto Hasibuan & Associates adalah kasus korupsi e-KTP yang menjerat Setya Novanto. Pada tahun 2020, Otto juga menangani kasus Djoko Tjandra dalam kasus Bank Bali.
Hal inilah yang membuat sebagian besar publik merasa penasaran mengenai berapakah tarif harga yang dipasang oleh Otto Hasibuan untuk menangani sebuah kasus.
Kabarnya dalam menangani berbagai kasus, Otto Hasibuan sering menerima bayaran dalam bentuk dolar Amerika. Dilansir dari berbagai sumber, Otto Hasibuan termasuk salah satu pengacara dengan bayaran yang terbilang fantantis, bahkan mencapai miliaran rupiah untuk menangani satu kasus.
Bayaran tertinggi Otto Hasibuan yang sempat terkuak digadang-gadang sekitar US$2,5 juta atau sekitar Rp37 miliar. Angka ini terbongkar saat Otto Hasibuan menangani kasus Djoko Tjandra.
Tag
Berita Terkait
-
Ayah Mirna Salihin Ungkap Jessica Wongso Ogah Ditemui di Penjara: Dia Teriak-Teriak, Gila!
-
Viral Kriminolog UI Sebut Jessica Wongso Tipe Orang Pendendam di Persidangan, Netizen: Part Paling Bikin Kesal
-
Profil Sandy Salihin, Kembaran Mirna Salihin Ternyata Punya Bisnis Mentereng
-
Terkuak! Dicap Pembunuh Berdarah Dingin, Jessica Wongso Kepergok Lakukan Hal Tak Biasa Ini di Persidangan
-
Profil dan Agama Otto Hasibuan, Pengacara Jessica Wongso dalam Kasus Kopi Sianida
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
EcoGrow Mom, Langkah PTBA Wujudkan Perempuan Tani Berdaya dan Sejahtera
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
-
3 Sampo Penghitam Rambut yang Dipuji Pengguna karena Ampuh Menutupi Uban
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa
-
5 Bedak Tabur yang Memberikan Efek Glowing di Wajah, Hasil Makeup Halus dan Natural
-
Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi
-
Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran