Poptren.suara.com - Usai rilis dokumenter berjudul "Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso", kasus ini kembali bikin geger. Sebagian warganet kini meragukan Jessica yang merupakan tersangka dalam kasus kopi sianida. Sejumlah tokoh penting turut beri tanggapan dalam kasus ini, termasuk Hotman Paris Hutapea.
Hotman Paris Hutapea menyatakan bahwa hukuman penjara 20 tahun yang diberikan kepada Jessica dirasa tidak adil. Menurutnya, putusan ini didasarkan pada sejumlah bukti yang masih belum pasti kebenarannya.
Ada dua bukti dalam persidangan menurut Hotman Paris yang menjadi aspek utama.
Pertama, terkait dengan bukti rekaman CCTV yang menunjukkan Jessica meletakkan paper bag di atas meja.
"Contoh salah satu alasan adalah kenapa hakim yakin Jessica bersalah karena dia menaruh paper bag di meja, seolah-olah untuk menutupi saat dia memasukkan sianida ke kopinya, tapi dari segi lain Hotman selalu menaruh paper bag di meja, karena saya paranoid, sama juga,” jelasnya dalam Instagram pribadinya, Jumat 6 Oktober 2023.
Selain itu, Hotman juga memberikan tanggapannya mengenai fakta bahwa Jessica memesan kopi terlebih dahulu untuk Mirna sebelum temannya datang.
"Saya juga sering melakukan hal yang sama, yaitu memesan kopi terlebih dahulu saat janjian dengan orang lain untuk menghemat waktu," ungkapnya.
Menurut Hotman, dua bukti ini, meskipun dianggap memberatkan Jessica dalam persidangan, sebenarnya masih bersifat kemungkinan-kemungkinan yang belum pasti.
“Jadi kalau itu hanya suatu kemungkinan, pandangan, selalu ada dua sisi di balik cerita, selalu ada dua kemungkinan. Maukah kita memenjarakan orang 20 tahun atas sesuatu yang tidak pasti?," imbuhnya.
Ia menggarisbawahi bahwa selalu ada dua sisi dalam sebuah cerita dan bahwa perlu ada kepastian sebelum mengambil langkah hukum seberat itu.
Selain itu, Hotman juga menyoroti hasil penelitian ahli forensik kimia yang menyatakan bahwa Jessica menaruh sianida ke dalam kopi Mirna.
Namun, ia menunjukkan adanya kejanggalan terkait dengan perhitungan waktu penguapan sianida yang menjadi dasar kesimpulan ahli tersebut.
Hotman menyatakan bahwa teori pengapuran mundur 24 jam ke belakang tidak dapat dijadikan patokan yang kuat.
Karena pengapuran sianida dapat bervariasi tergantung pada kondisi tertentu.
Ia meminta para ahli kimia forensik untuk memberikan pendapat yang lebih jelas terkait dengan teori ini.
Berita Terkait
-
Deddy Corbuzier Angkat Isu Kontroversial Jessica Wongso di Podcast, Postingan Promonya di Instagram Tiba-tiba Menghilang
-
Terlibat dalam Kasus Kopi Sianida, Krishna Murti dan Hani Menolak Diwawancara untuk Film Ice Cold
-
Otto Hasibuan Tawarkan Pengajuan Grasi ke Presiden, Begini Jawaban Jessica Wongso yang Bikin Pengacara Itu Menangis
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus