Suara.com - Selaku produsen hardware Advan tumbuh secara organik dan menyeluruh. Untuk mendorong Indonesia menjadi raksasa teknologi digital di Asia, selaku brand teknologi nasional perusahaan mengambil langkah dengan menerapkan 6 tahapan roadmap.
Mulai dari menghadirkan device yang unggul dalam durabilitas dan kemampuan mendukung konektifitas. Kemudian, memperkuat jalur distribusi produk di berbagai platform.
Begitu juga dengan transformasi teknologi pabrik dan terbuka terhadap kelangsungan ekosistem digital DNA (Device, Network, Application), dengan terlibat secara langsung melalui pengembangan hardware dan pengembangan aplikasi Vanstore.
Advan juga melakukan Pricing Policy, yang menjadikan teknologinya mampu hadir dengan harga terjangkau. Tidak ketinggalan memberikan differentiate produk pada local taste.
Untuk menyiasati ketatnya persaingan era pasar bebas, dari keenam tahapan roadmap yang digulirkan guna melakukan penetrasi teknologi komunikasi, Advan lebih menekankan pada penguatan industri tanpa mengesampingkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Transformasi industri yang digenjot berkecimpung pada tiga aspek utama berupa penerapan alih teknologi secara terstruktur, rekrutmen tenaga kerja yang kompeten, serta pengetatan quality control produk yang secara berkala terus ditingkatkan.
Tjandra Lianto, Marketing Direktur ADVAN meyakini bahwa secara perlahan masyarakat pun akan melihat mana brand yang benar-benar establish atau hanya berorientasi pada bisnis.
"Kita meyakini, karena ujung-ujungnya yang bakal merasakan kenyaman dari servicenya itu adalah konsumen. Kalau konsumen merasakan kendala, karena produk yang mereka beli tidak di-support oleh industri yang kuat, mereka pun dengan sendirinya bakalan kapok", ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/5/2016).
Pabrik adalah wujud kemapanan industri bagi Advan. Selain itu, Tjandra menambahkan, keberadaan pabriknya mempermudah pabrikan lokal ini untuk menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
Selain didukung oleh industri yang kuat, eksistensi Advan ditopang pula oleh kemampuannya dalam mengkomodasi kebutuhan teknologi digital yang mudah dan terjangkau. Melalui tim R&D yang meracik setiap fitur yang dibutuhkan oleh pasar Indonesia.
"Masyarakat kita sekarang semakin cerdas. Mereka bukan lagi membeli karena brand, tetapi lebih kepada fitur yang secara mudah bisa mereka gunakan sehari-hari", kata Tjandra.
Melihat besarnya potensi yang dimiliki market Indonesia, Advan milihat bahwa masa depan teknologi digital Indonesia masih sangat cerah. Penetrasi pengguna internet yang semakin hari terus meningkat menjadi acuan untuk semakin agresif dan tajam dalam menangkap setiap keinginan pasar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Solusi Radikal: Saatnya ASEAN Terbitkan "Blue Bonds" Demi Selamatkan Pesisir
-
BRI Peduli Resmikan Posyandu Matahari, Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Sleman
-
Strategi realme "Make Passion Real" Bangun Jembatan Menuju Pro Player Team RRQ
-
BUMN RI Ramai-Ramai Mulai Gunakan AI, Bisnis Customer Engagement Makin Diburu
-
BRI Peduli Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak Lewat Posyandu Matahari di Sleman
-
Bedak Setting Powder vs Finishing Powder Bedanya Apa dan Cara Pakainya
-
Merawat Syiar Islam Berkemajuan: Peringatan 666 Tahun Islam Masuk Papua di Fakfak
-
Hati-hati, Jangan Termakan August Theory Kalau Nggak Mau Baper Sendirian!
-
Mahar Pengkhianatan Rp622 Juta: TKW Tulungagung Ditipu Calon Suami
-
Mengapa Klasifikasi Ojol Sebagai UMKM Jadi Kunci Akses Modal Tanpa Jaminan?