Suara.com - PT Megaxus Infotech menggelar showcase hasil karya lomba aplikasi dan game bersama-sama dengan BINUS University untuk pertama kalinya pada tanggal 4-6 Oktober 2016 di BINUS Kampus Anggrek, Jakarta, Indonesia.
Lomba pembuatan aplikasi ini sudah melalui tahap penjurian serta coaching clinic kepada para peserta. Kini para finalis akan memamerkan karya sehingga pengunjung dapat memberikan masukan serta memilih karya yang dianggap terbaik. Tidak hanya itu, 10 finalis akan diberikan kesempatan untuk mempresentasikan hasil karya mereka dalam seminar "How to Monetize the Apps".
"Sungguh kebanggaan buat kami dapat berkomitmen penuh dengan Binus dalam rangka memajukan industri game dan aplikasi di Indonesia. Hal ini merupakan dedikasi penuh kami untuk memberikan kesempatan kepada generasi muda Indonesia agar dapat bersaing di Indonesia dan di mancanegara," kata Eva Muliawati, Chief Executive Officer PT.Megaxus Infotech.
Lomba aplikasi dan game yang sudah berjalan sejak Mei ini sudah melalui beberapa tahap seperti proses seleksi, pelaksanaan lomba, pengumpulan prototype serta coaching clinic sehingga karya yang di gelar pada event ini merupakan karya terbaik dari peserta lomba.
Pengunjung dapat langsung merasakan karya dan memberikan saran serta memilih aplikasi terbaik. Pemenang akan diberikan kesempatan untuk meluncurkan gamenya dengan arahan Megaxus sebagai publisher.
Selain itu, setiap pengunjung dapat mendaftarkan dirinya dalam seminar “How To Monetize the Apps” yang pada 6 Oktober. Pada seminar ini setiap pengunjung akan mendapatkan materi cara menjual game dan aplikasi agar menarik dan dapat bersaing di industrinya.
Seminar ini mendatangkan pembicara dari kalangan pakar aplikasi dan game seperti Michael YP (Head of Program Game Application and Technology Megaxus), Irwanto Widyatri (Developer Tebak Gambar), Felix Jingga (CEO Funkata), serta Megaxus Infotech.
"Bersama Megaxus dalam kompetisi pembuatan aplikasi mobile ini diharapkan dapat menjadi pemicu bagi setiap mahasiswa Universitas Bina Nusantara untuk dapat menghasilkan karya unggulan yang dapat memajukan industri kreatif Indonesia," ujar Michael.
Lomba aplikasi dan game ini merupakan bentuk kerjasama Megaxus dan BINUS University yang sudah terjalin selama dua tahun terakhir. Program ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada developer muda Indonesia untuk dapat mengembangkan talenta serta dalam rangka memajukan industri game dan aplikasi di Indonesia.
Baik Megaxus maupun BINUS berkomitmen penuh terhadap program ini demi meningkatkan daya saing serta kemajuan teknologi di Indonesia.
Berita Terkait
-
Waspada Malware Rokarolla: Trojan Android yang Kuras Rekening hingga Kendalikan Perangkat
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Nintendo Segera Rilis Pictonico, Game Mobile 'Absurd' yang Butuh Foto Selfie
-
Game Mobile Racing Master Tembus 1 Juta Download, Ada Event Initial D
-
BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat
-
Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya
-
BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%
-
Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda
-
BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif
-
Deposit Judi Online Piala Dunia 2026 Tembus Rp1 Triliun! QRIS Paling Banyak Disalahgunakan
-
Purbasari White Glow Body Serum Bisa Memutihkan Kulit? Cek Ulasan Pengguna