Grup Astra saat ini memiliki 49 Kampung Berseri Astra (KBA) yang tersebar di 17 provinsi di Indonesia dan diharapkan pada akhir 2018 dapat bertambah menjadi 34 provinsi.
Hal itu terungkap dalam Festival KBA di Jakarta Convention Center (JCC) sebagai rangkaian peringatan HUT ke-60 Astra pada hari ini, Minggu (26/2/2017).
Dalam Festival KBA tersebut, tiga nara sumber yakni Zainul Arifin (penerima apresiasi Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia 2016), Trisno (penerima apresiasi Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia 2015) dan Shafiq Pontoh (Co-founder Indonesia Berkebun dan Ayah ASI) berbagi inspirasi kepada sekitar 300 komunitas lingkungan yang memadati Cendrawasih Hall JCC.
KBA merupakan program kontribusi sosial Astra untuk masyarakat dengan konsep pengembangan terintegrasi 4 pilar program CSR yaitu Pendidikan, Kewirausahaan, Lingkungan dan Kesehatan.
Program pembinaan dan pemberdayaan yang diterapkan melalui KBA ini diharapkan dapat berdampak positif kepada masyarakat, sehingga secara kolektif masyarakat dapat mengambil tindakan inisiatif perubahan untuk mengubah kualitas kehidupan masyarakat baik dari segi pendidikan, kesehatan, lingkungan dan peningkatan standar kesejahteraan.
Melalui program KBA ini, masyarakat dan perusahaan dapat berkolaborasi bersama mewujudkan wilayah yang bersih, sehat, cerdas dan produktif. Dalam penerapan KBA, terdapat tingkatan pencapaian status yang berhasil diterapkan dalam suatu wilayah. Tingkatan pencapaian status tersebut akan dievaluasi setiap tahun dan pencapaian terbaik akan diberikan apresiasi.
Agar dapat menjangkau wilayah lebih luas, Astra melaksanakan beberapa strategi, salah satunya sayembara dalam pemilihan calon KBA, yang meliputi provinsi Sumatera Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Lampung, Nanggroe Aceh Darussalam, Jambi, Bengkulu, Riau, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Gorontalo, Kalimantan Utara, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Tengah, dan Papua Barat.
Pada tahap bintang 5 – kencana, masyarakat diharapkan sudah mandiri dalam meningkatkan kualitas kehidupan dengan melaksanakan kegiatan pengembangan di bidang pendidikan, kewirausahaan, lingkungan dan Kesehatan.
Kampung diharapkan sudah menjadi ikon kota/pusat edukasi & wisata terkait dengan keberhasilannya dan prestasi dari berbagai pilar-pilar yang telah dibina tersebut. Sinergi pemerintah dan Astra dalam hal ini harus tetap dan terus menjaga komunikasi yang baik kepada masyarakat sehingga dampak dari keberhasilan yang telah dicapai dapat meluas.
Baca Juga: Ini Alasan Astratel Nusantara Ngebet Investasi Jalan Tol
Berikut persyaratan KBA:
· Memiliki potensi lokal yang kuat dan menjadi salah satu target kampung yang akan dikembangkan oleh Pemerintah setempat dalam bidang Pendidikan/ Kewirausahaan/ Lingkungan / Kesehatan
· Memiliki keunggulan dan keunikan di wilayahnya sebagai kampung Hijau/Wisata /Budaya/Produktif/ Cyber
· Memiliki tokoh penggerak di wilayah kampung tersebut yang dapat mendukung pelaksanaan program di masyarakat.
· Tidak ada permasalahan administrasi dan hukum mengenai tanah maupun bangunan di wilayah tersebut
· Wilayah tersebut tidak dalam rencana jangka panjang pemerintah pembangunan / pengalihan lahan / penggusuran
· Bersedia menjalankan program Kampung Berseri Astra secara keberlanjutan.
· Kampung yang diusulkan bukan merupakan binaan perusahaan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali