Suara.com - Seiring berjalannya waktu, bank bjb terus mengepakan sayapnya untuk semakin tumbuh dan berkembang. Dengan semakin luasnya jangkauan bank bjb, maka semakin tinggi pula intensitas hubungan bank bjb dengan masyarakat beserta lingkungannya.
Oleh karenanya kegiatan yang dijalankan bank tidak sebatas pada aktivitas bisnis semata, operasional bank selalu diimbangi dengan kegiatan tanggung jawab sosial yang dapat menumbuhkembangkan kualitas hidup masyarakat dan lingkungan disekitarnya.
Pada bulan suci Ramadan 1438 H yang penuh berkah ini, bank bjb kembali menggelar kegiatan “bjb Berbagi Ramadhan Memberi” bekerja sama dengan Pengelola Dana Zakat bank bjb yang bertempat di Kantor Pusat bank bjb pada Jumat (16/6/2017).
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bank bjb terhadap keberadaan anak-anak yatim piatu. Acara ini diisi dengan beberapa kegiatan seperti buka puasa bersama, dzikir, shalawat, salat Berjama’ah, tausiyah dan lantunan lagu-lagu religi yang dibawakan oleh Opick, serta pemberian santuan kepada 2.000 Anak Yatim Piatu dan Kaum Dhuafa sebagai “Tandamata berkah Ramadhan” dari bank bjb.
Acara turut dihadiri Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan beserta Jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Muspida Kota Bandung, Sarwono Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 2 Jawa Barat serta tokoh-tokoh masyarakat dan ulama di Jawa Barat dan Kota Bandung.
Sementara dari bank bjb hadir Direktur Utama bank bjb Ahmad Irfan, Jajaran Direksi dan Manajemen bank bjb. Dengan demikian, hingga digelarnya acara “bjb Berbagi Ramadhan Memberi” di Bandung, bank bjb telah menyantuni 20.000 Anak Yatim Piatu dan Kaum Dhuafa.
Acara ini merupakan rangkaian kegiatan Safari Ramadan yang dilaksanakan oleh bank bjb di beberapa kota dan daerah di Indonesia selama bulan suci Ramadan yang juga merupakan program lanjutan dari santunan kepada Anak Yatim Piatu dalam rangkaian HUT bank bjb ke-56.
“Pemberian santunan kali ini juga sebagai rasa syukur bank bjb yang berhasil mencatatkan kinerja yang sangat baik dengan mampu tumbuh di atas rata-rata pertumbuhan industri perbankan di Indonesia,” ujar Direktur Utama bank bjb Ahmad Irfan.
Selain itu bank bjb juga memberikan 12.000 Paket Sembako di acara Safari Ramadhan 1438 H Pemerintah Provinsi Banten. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bank bjb terhadap keberadaan Kaum Dhuafa atau orang-orang yang kurang beruntung secara ekonomi dan bank bjb bekerja sama dengan KOREM 064/MY menyelenggarakan kegiatan bersama yaitu, acara Istighasah dan Dzikir Kebangsaan beberapa waktu yang lalu.
Acara tersebut diikuti lebih dari 17.000 peserta dari seluruh kalangan masyarakat. Kemudian bank bjb juga menyelenggarakan kegiatan khitanan massal beberapa waktu lalu di Kota Jakarta, Bekasi dan Surabaya dengan jumlah peserta sebanyak 900 anak
Program Corporate Social Responsibility (CSR) tersebut merupakan wujud kepedulian bank bjb dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan lingkungan. CSR ini adalah bentuk tanggung jawab perseroan sebagai mitra pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ikut mendorong program pemerintah dalam meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Untuk itu bank bjb menjadikan program CSR sebagai bagian integral dari bisnis yang dijalankan bank bjb dengan mengimplementasikan profit yang berasal dari masyarakat dan kembali ke masyarakat.
Melalui program CSR, bank bjb telah banyak melakukan kegiatan sosial dalam beberapa sektor di antaranya sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan dan ekonomi yang tersebar di berbagai wilayah tidak hanya di wilayah Jawa Barat dan Banten, tetapi hingga ke beberapa kota dan daerah di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan