Suara.com - Beredarnya surat edaran penetapan Cagub dan Cawagub Pilkada Jawa Barat, yang menyatakan dukungan kepada Ridwan Kamil dan Daniel Muttaqien, DPD I Golkar Jawa Barat menyatakan belum menerima fisik surat tersebut dan belum ada informasi apapun dari DPP Golkar.
"Sebagai Ketua DPD I Golkar Jawa Barat, saya belum menerima surat, apalagi informasi dari DPP. Mohon bersabar dulu ya, " ujar Ketua DPD I Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ketika ditemui di rumah dinasnya, Jalan Gandanegara No. 25, Purwakarta, Jumat (22/9/2017).
Dedi pun menjelaskan, dalam pembahasan sejumlah rapat Golkar sejak Juni hingga Agustus 2017, belum ada pembahasan terkait pencalonan Pilgub Jabar.
Selain itu, surat yang beredar pun sempat dipertanyakannya, pasalnya kondisi Ketua Umum Golkar, Setya Novanto masih dalam kondisi sakit.
"Masa iya? Bukannya Pak Setnov baru operasi jantung? Kok bisa membuat keputusan dan sempat-sempatnya membuat keputusan pencalonan gubernur dan wakil gubernur?" tanya Dedi.
Terkait langkah ke depan, sambil berseloroh Dedi menuturkan bahwa dirinya tinggal langkah jalan saja.
"Langkahnya, ya, dari sini ke depan, karena hari ini hari Jumat, sehingga langkahnya langsung ke masjid saja. Lagipula itu urusan DPD I dan teman - teman yang lain," selorohnya.
Berita Terkait
-
Golkar Rombak Besar-besaran Pimpinan Komisi DPR, Ada Apa di Balik Rotasi Mendadak Ini?
-
Gantikan Hetifah Sjaifudian, DPR Resmi Tetapkan Agung Widyantoro jadi Ketua Komisi X
-
Golkar Rombak Pimpinan AKD DPR, Agung Widyantoro Jadi Ketua Komisi X
-
KDM Soroti Layanan Dasar dan Ketimpangan di HUT Ke-81 RI
-
RAPBN 2027 Jangan Sekadar Angka, Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung