Suara.com - Pertumbuhan teknologi dan perkembangan digital yang pesat membawa perubahan dalam berbagai sektor, termasuk sektor perbankan karena kini inovasi teknologi keuangan tidak hanya berpusat dalam internal perbankan, namun juga merambah sisi nasabah atau konsumen bank BCA yang bisa tanpa buku.
Hal inilah yang mendorong PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sebagai bank andalan masyarakat untuk terus berinovasi menciptakan kenyamanan dan kepuasan nasabah dalam bertransaksi keuangan.
Inovasi ini mulai diimplementasikan BCA dengan cara yang sederhana, yakni memberikan pilihan bagi nasabah untuk membuka rekening Tahapan BCA tanpa buku.
Sejak Jumat (07/09), nasabah yang hendak membuka rekening Tahapan BCA diberikan pilihan untuk hanya memiliki kartu debit, tanpa buku rekening.
Sebelumnya, nasabah yang membuka rekening Tahapan BCA secara otomatis akan diberikan buku rekening dan kartu debit.
“Pilihan ini tentunya sangat cocok bagi nasabah yang mengutamakan kepraktisan dalam mengelola dana dan bertransaksi. Nasabah tetap dapat mengakses informasi rekening melalui KlikBCA Individu atau BCA mobile. Anda bahkan dapat mengunduh E-statement melalui KlikBCA Individu yang menyimpan data mutasi nasabah selama 24 bulan ke belakang. Sementara pada BCA mobile, mutasi rekening yang dapat dipilih adalah maksimum 31 hari ke belakang,” urai Senior Vice President of Transaction Banking
Business Development BCA, I Ketut Alam Wangsawijaya.
Kemudahan mengakses rekening juga dapat dinikmati dengan memanfaatkan layanan VIRA, atau Virtual Assistant Chat Banking BCA yang dapat diakses melalui beberapa aplikasi chat populer seperti Kaskus Chat, Facebook Messenger, LINE, dan Google Assistance. Melalui VIRA, Anda dapat melakukan transaksi perbankan seperti cek saldo, cek mutasi rekening, info kartu kredit, dan administrasi serta informasi seputar program
promosi BCA.
“Digitalisasi perbankan adalah sebuah keharusan di tengah maraknya inovasi teknologi yang bergerak masif. Oleh karena itu, BCA berupaya menghadirkan layanan yang membuat nasabah bisa mengakses layanan dengan leluasa, tanpa harus datang ke kantor cabang. Di samping itu, service quality produk dan layanan juga menjadi prioritas BCA yang terus kami maintain setiap harinya,” tutup I Ketut Alam Wangsawijaya.
Pertumbuhan teknologi dan perkembangan digital yang pesat kini membuat kegiatan nasabah semakin mudah yakni bisa tanpa buku.
Baca Juga: Kabar Dipacari Sule, Pesinden Cantik Ini Akhirnya Angkat Bicara
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Dikurung sebab Berbahaya, Dicintai sebab Berbeda: Juliette dalam Shatter Me
-
Melebihi Target, 4.000 Orang Registrasi Festival Yacht Gratis di Benoa
-
Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari
-
Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata
-
7 Kebiasaan yang Bikin AC Boros Listrik, Sering Menyalakan dan Mematikan Salah Satunya
-
Ulasan Seasons of Blossom: Mengurai Luka, Duka, dan Tekanan Masa Remaja
-
Dari Balap Karung ke Mobile Legends, Transformasi Tradisi di Tangan Gen Z
-
Gubernur Khofifah: Jatim Jaga Daya Beli, Masyarakat Pasuruan Serbu Pasar Murah & Bendera Merah Putih
-
Tabrakan Kereta Barang vs Kereta Penumpang 19 Orang Jadi Korban di Kroasia
-
Moga Bunda Disayang Allah: Kisah Haru tentang Kasih Sayang dan Perjuangan